Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Eksekutor Agung Terlacak di Madura

Administrator • Minggu, 10 Juni 2018 | 00:24 WIB
pembunuhan di apartemen, naekoba, polrestabes surabaya
pembunuhan di apartemen, naekoba, polrestabes surabaya

SURABAYA  - Upaya mengejar aktor utama pembunuhan Agung Pripadi terus dilakukan polisi. Setelah menangkap Supandi, salah satu pelaku pembunuhan, polisi juga berhasil melacak keberadaan tiga tersangka lain, salah satunya adalah RD, eksekutor pembunuhan. RD terlacak sembunyi di Madura.


Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran membenarkan hal itu. Menurutnya, polisi saat ini sedang melakukan pengintaian di sejumlah kawasan di Madura yang diduga menjadi tempat persembunyian RD.


“Kami akan pantau terlebih dahulu untuk mengetahui lokasi pasti pelaku,” ungkap AKBP Sudamiran, Jumat (8/6).


Sudamiran mengatakan dalam pengintaian itu, pihaknya tak bisa gegabah. Sebab  RD cukup sulit terlecak, alasannya ia selalu berpindah-pindah tempat. Terlebih lagi jika pelaku dikenal nekat dengan membawa sajam hingga senjata api.


“Sebab pelaku merupakan residivis perampasan dengan menggunakan senjata api,” imbuhnya.


Dia mengatakan untuk  dua pelaku lain yakni RY dan IM pihaknya belum mengetahui keberadaan mereka. Saat ini, polisi masih fokus melakukan pengintaian terhadap RD. Meski demikian, identitas dua pelaku yang ikut membunuh Agung sudah diketahui.


“Kami pastikan kalau teridentifikasi, pasti kami tangkap,” ungkapnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan Agung di sa;ah satu sempat menjadi teka-teki polisi. Khususnya soal motif pembunuhannya. Namun setelah polisi menangkap Supandi, salah satu tersangka pembunuhan, polisi mendapatkan titik terang.


Berdasarkan keterangan Supandi, polisi berhasil mengorek informasi terkait pelaku dan motif pembunuhannya. Dia mengaku, selain dirinya, ada tiga orang lagi pelaku, salah satunya adalah RD sang eksekutor. Kemudian untuk motif pembunuhannya dilakukan lantaran utang piutang bisnis narkoba dan juga perempuan.


Korban dan RD merupakan rekan bisnis narkoba. Kedatangan Agung ke Surabaya untuk menagih utang penjualan narkoba dari RD senilai Rp 211 juta. Namun saat sampai di apartemen, RD menghabisi Agung. Belakangan motif lain muncul. RD merasa cemburu dengan Agung lantaran sering mengirimkan pesan Whatsapp kepada VA yang tak lain adalah kekasih RD. (yua/rud)

Editor : Administrator
#polrestabes surabaya