SURABAYA - Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalan Tol Jembatan Suramadu Jalur B KM 0 arah ke Madura Minggu (3/6) sekitar pukul 20.30. Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan. Satu kendaraan, bus Akas nopol N 7667 US yang dikemudikan Djatim, warga Jalan MT Haryono RT 08 RW 04, Mayangan, Probolinggo.
Lawannya, mobil Ertiga nopol W 355 TY yang dikemudikan Erza Irdana Ramadhan, warga Jalan Sidosermo Indah II/36 RT 02 RW 06, Sidosermo, Surabaya. Serta Kijang Innova nopol L 1013 DW yang dikemudikan Shohibul Alim, warga Jalan Gelatik Terusan, Kabupaten Sampang, Madura.
Pemicu kecelakaan itu mobil Ertiga yang melaju dari arah Selatan ke Utara di Jalan Tol Suramadu. Ketika mendekati tol gate pembayaran, pengemudi Ertiga putar balik pindah lajur ke arah Surabaya.
Setelah kendaraan putar balik, tiba-tiba dari arah Utara ke Selatan datang bus Akas yang melaju kencang menuju Surabaya. Tak ayal, bus yang berpenumpang itu langsung menabrak mobil Ertiga yang baru saja putar balik.
Tidak hanya itu, karena sopir bus banting setir ke kanan, bus menabrak Kijang Innova yang melaju ke arah Madura di lajur berbeda.
Kanit PJR 8 Suramadu AKP Didik membenarkan peristiwa kecelakaan itu. Penanganan awal PJR ikut melakukan upaya evakuasi.“Benar. Semalam namun tidak ada korban jiwa,” ujar Didik kepada Radar Surabaya, Senin (4/6).
Untuk penanganan selanjutnya, lanjut Didik, diserahkan ke pihak Unit Laka Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Terpisah Kanit Laka Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Toni Hermawan saat dihubungi Radar Surabaya mengatakan akibat kecelakaan itu tiga kendaraan mengalami kerusakan.
“Mobi Ertiga rusak bagian bodi sisi kiri, bus Akas rusak bagian depan sebelah kanan. Sementara Kijang Inova mengalami rusak bagian bodi depan kanan,” ucap Toni.
Ia menambahkan, untuk para pengemudi dan penumpang masih dalam keadaan selamat. Namun beberapa ada yang mengalami shock selepas peristiwa itu.
“Dugaannya akibat kecelakaan itu total kerugian materiil senilai Rp 40 juta. Dan saat ini kasus masih dalam penanganan,” tutupnya.(rus/no)
Editor : Administrator