Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dicekoki Komix Oplosan Lalu Dicabuli

Administrator • Senin, 7 Mei 2018 | 20:18 WIB
Dicekoki Komix Oplosan Lalu Dicabuli
Dicekoki Komix Oplosan Lalu Dicabuli



BAWEAN - Seorang pria beristri, EN, 24, asal Desa Gelam, Kecamatan Tambah mencabuli Bunga (bukan nama sebenarnya), 17, asal Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak. Sebelum dicabuli, korban dicekoki minuman oplosan dengan obat batuk cair Komix oleh pelaku.


Menurut pengakuan korban, pencabulan itu terjadi Jum’at malam. Saat itu korban meminta pelaku mengantarnya menonton bola voli di Desa Kepuh Teluk, Kecamatan Tambak Bawean. EN datang ke rumah bibi korban di Desa Diponggo sekitar pukul 18.30.


Kebetulan malam itu korban menginap di rumah bibinya di Desa Diponggo. “Saya minta antar nonton voli, karena waktu itu yang bertanding orang kampung saya,” kata Bunga.


Dengan mengedarai sepeda motor, korban bukannya diantar ke tempat pertandingan voli, namun berputar arah ke daerah Desa Sukaoneng. Pelaku membawa korban ke salah satu gubuk tempat pembuatan batu bata.  Di gubuk itulah ternyata pelaku mengajak korban miras oplosan dari komix. Ketika korban sudah mabuk karena pengaruh komix itulah aksi pencabulan terjadi. “Saya dibawa ke Daerah Sukaoneng, diajak nongkrong di jembatan kemudian dibawah ke gubuk, lalu dipaksa minum komix itu,” ujar korban.  Korban baru diantar kembali ke Desa Diponggo sekitar pukul 05.00. Usai mengantar korban di jalanan, pelaku meninggalkan korban sendirian yang masih mabuk karena pengaruh minuman oplosan.


Keluarga korban baru menyadari bahwa korban masih dalam pengaruh miras oplosan karena jalannya sempoyongan. Korban sempat terjatuh di rumahnya, sehingga seharian korban tidur karena dalam pengaruh oplosan.


Keluarga korban baru mengetahui aksi bejat pelaku yang diduga sudah beristri. Begitu korban pulih dari pengaruh miras oplosan dan menceritakan semua kejadian yang dialaminya semalaman. (bwn/rtn)


 

Editor : Administrator
#baweangresik