Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Matikan Listrik 60 Menit, Kampanye Hemat Energi Suroboyo Petheng

Administrator • Kamis, 22 Maret 2018 | 00:55 WIB
Matikan Listrik 60 Menit, Kampanye Hemat Energi Suroboyo Petheng
Matikan Listrik 60 Menit, Kampanye Hemat Energi Suroboyo Petheng

SURABAYA – Masih ingat dengan aksi kampanye Komunitas Earth Hour pada tahun lalu, yang dimana acara ini melakukan aksi pemadaman listrik secara serentak selama 60 menit. Di tahun 2018, komunitas ini kembali hadir dengan aksi yang sama dengan tema Suroboyo Petheng. 


Adriani Valianda Tobing, Koordinator Kota Komunitas Earth Hour mengatakan acara tahunan ini rencananya akan dilakukan Earth Hour pada Sabtu (24/3), pukul 20.30-21.30 WIB. Sasaran pemadaman listrik di antaranya gedung-gedung pemerintahan, hotel, kafe, mal, dan perkantoran.


“Switch Off 2018 berangkat dari tema Suroboyo Petheng ini bermakna Surabaya Gelap. Aksi tahunan ini bertujuan untuk mengawali perubahan gaya hidup hemat energi serta mengajak masyarakat untuk lebih bijak lagi menggunakan energi,” kata Adriani.


Menurut dia, rasa kepedulian serta kekhawatiran terhadap perubahan iklim di duni membuat Komunitas Earth Hour berusaha mengkampanyekan gaya hidup hemat energi pada setiap masyarakat luas. Dengan demikian konsep acara ini mengajak masyarakat Surabaya turut serta dalam aksi Switch Off 2018.


Sebelum acara pemadaman listrik dimulai, dia mengatakan, akan ada beberapa aksi yang akan dihadirkan pada puncak acara, di antaranya adalah Tari Sparkling Surabaya sebagai pembuka, kemudian pengenalan Duta Earth Hour Surabaya, penampilan dari komunitas-komunitas di Surabaya dengan Switch Off dan Pemasangan Instalasi Logo Earth Hour.


“Kita tidak hanya mengenal Surabaya sebagai kota metropolitan saja, tetapi juga kota yang peduli kepada lingkungan. Acara ini sebenarnya tidak hanya di lakukan di Surabaya saja, tetapi juga di seluruh dunia, Cuma ya menyesuaikan waktu Negara masing-masing,” jelas Adriani.


“Nanti acaranya kita lakukan lagi di perpustakaan Bank Indonesia setelah tahun lalu kita mengadakan di salah satu kafe,” ujar Adriani. (gin/hen)

Editor : Administrator