Surabaya - Terkait muncul tayangan lambang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di layar LCD Mystic Night Club yang berlokasi di Jalan Kapas Krampung No. 45 Kaza City Mall Lantai P-2 Surabaya, dengan sangat cepat Pimpinan Cabang IPNU Kota Surabaya menyurati manajemen Mystic Night Club dengan surat nomor : 052/PC/C/XXV/73.54/I/2018 tertanggal 11 Januari 2018, pihak manajemen Mystic Night Club pun menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada IPNU pada Selasa (23/1).
Menurut Direktur Mystic Night Club Heru Pramono saat diwawancara awak media mengatakan: " Bahwa kami manajemen Mystic Night Club sangat menyesal dan memohon maaf sebesar – besarnya kepada Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) atas adanya tayangan Lambang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) yang tampil di layar kami Mystic Night Club.
Bahwa dengan munculnya Lambang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) bukan atas kesengajaan manajemen Mystic Night Club ataupun karyawan kami di bagian operator layar, Namun atas permintaan relasi Mystic Night Club kepada karyawan kami. Sebagaimana karyawan operator layar kami tidak tahu kalau Lambang tersebut adalah Lambang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), ” Ujar Heru Pramono.
Lebih lanjut, Heru Pramono menambahkan, "Manajemen Mystic Night Club sangat merespon atas surat dari Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Surabaya yang ditujukan kepada kami tertanggal 11 Januari 2018, dan pihak kami mengutus empat orang karyawan kami dari Mystic Night Club ke kantor Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama Surabaya, untuk melakukan Islah.
” Kami manajemen Mystic Night Club berjanji tidak akan mengulangi lagi kejadian tersebut, dan tetap mengawasi dengan ketat terhadap karyawan kami di bagian operator layar agar tetap berhati–hati menampilkan lambang–lambang organisasi, gambar ataupun logo yang akan ditampilkan di layar Mystic Night Club ” Tegas Heru Pramono.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nadlatul Ulama Achnaf Al Ashbahani mengatakan: "Hasil kesepakatan sekarang permohonan maaf diterima dengan konsekuensi ada pemantauan kalau ada tayangan lagi kita siap untuk tuntut manajemen Mystic.
“Sebelum kami datang ke sini PC IPNU sudah mengundang pihak Mystic ke kantor PC IPNU, dengan agenda bahwa hari ini ada jumpa pers yang diadakan oleh pihak manajemen Mystic untuk melakukan permohonan maaf, yang akan disampaikan oleh manajemen Mystic kepada seluruh kader IPNU di Surabaya terutama santri,” ungkapnya
” Tetap akan kita pantau ke depannya apakah ini akan terjadi lagi atau tidak, dan yang pasti permohonan maaf ini akan kita sampaikan kepada pimpinan kami yang ada di pusat, dan perlu diketahui bahwa IPNU ini bukan hanya untuk Surabaya, namun juga milik Indonesia, ” Ucap Achnaf. (rak)
Editor : Administrator