SURABAYA-Game online memang bikin candu. Dua bocah ini adalah salah satu korbannya. Meski tak memiliki uang, namun mereka terus ingin bermain. Hal inilah yang akhirnya membuat mereka nekat. Keduanya mencoba mencuri burung yang berada di rumah dinas Marinir, di Jalan Golf I/05, Gunungsari Surabaya.
Kedua bocah tersebut ialah, MHA,16 dan RAY,17. Keduanya kedapatan hendak mencuri burung cucak ijo pada Minggu dinihari (21/ 1). Aksi kedua bocah yang masing-masing tinggal di Jalan Brawijaya dan Jalan Wonosari Kidul tersebut diketahui oleh Jumadi, anggota TNI AL yang menghuni rumah dinas tersebut.
Saat itu, salah satu bocah melompat pagar dan berusaha mengambil burung yang berada di teras rumah dinas tersebut. Sedangkan pelaku lain menunggu di atas sepeda motor. Kebetulan saat itu Jumadi sedang piket jaga.
Setelah mengetahui aksi dua bocah tersebut, ia langsung berteriak maling. Teriakan tersebut didengar oleh penghuni rumah lain hingga berhasil mengamankan kedua bocah tersebut sebelum mereka kabur.
Karena ketakutan, kedua bocah tersebut menangis dan meminta agar jangan dipukul. Mereka nyaris dihajar, namun emosi warga dan anggota TNI lain teredam setelah mengetahui mereka masih anak-anak. Setelah itu, keduanya diserahkan ke Polsek Dukuh Pakis.
Kanit Reskrim Polsek Dukuh Pakis, AKP M Akhyar mengatakan sudah memanggil kedua orang tua bocah tersebut. Karena masih anak-anak, pihaknya tak melakukan penahahan. Selain itu, upaya pencurian yang mereka lakukan juga masih percobaan.
“Mereka kami serahkan ke orang tua masing-masing. Namun sebelumnya, mereka harus membuat surat pernyataan dan berjanji tak akan melakukan aksinya lagi,” ungkap Akhyar, Senin (22/1).
Meski demikian, Akhyar mengatakan jika keduanya mengaku nekat mencuri lantaran butuh uang untuk bermain game online. (yua/no)