SURABAYA-Tiga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan Deby Kristianto, 19, warga Bojonegoro yang tinggal di Jalan Tenggilis Permai A terluka, masih belum berhasil dibekuk. Namun demikian, identitas ketiganya sudah berhasil didapat oleh Unit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo.
Hal itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo AKP Puguh Sudaryono bahwa para pelaku masih bersembunyi.
"Ketiganya sudah kami kantongi identitasnya," kata Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo AKP Puguh Sudaryono kepada Radar Surabaya, Sabtu (16/12).
Puguh menambahkan saat ini keberadaan ketiganya masih belum ditemukan. Saat disanggong di rumah pelaku tidak ada karena sudah tahu rekannya sudah ada yang dibekuk. “Ada kemungkinan mereka takut kembali ke rumah," tandasnya.
Tak hanya itu, Puguh membeberkan bahwa peran ketiganya adalah sama, yakni ikut memukuli korban saat pulang mendorong gerobak penyetan.
"Dari ketiganya ada yang masih sekolah. Dan ada yang kuliah kalau tidak salah," kata Puguh.
Tak hanya itu, hingga saat ini Tim Anti Bandit juga masih mencari keberadaann senjata tajam yang dipakai pelaku untuk menusuk korban. Ada kemungkinan senjata itu dibawa oleh ketiga tersangka yang masih dalam status buron.
Diberitakan sebelumnya, dua tersangka kasus pengeroyokan terhadap Deby itu dibekuk Minggu sore (12/12) di rumahnya. Keduanya adalah AC, 17, warga Jalan Tenggilis Mulya Gang 2 dan Adi Purnomo, 18, warga Jalan Dukuh Pondok Boro. Dalam membekuk kedua tersangka polisi hanya butuh waktu kurang dari satu kali 24 jam. Karena saat itu pengeroyokan terjadi Minggu dinihari. Akibat dikeroyok lima orang itu korban harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka lebam dan luka tusuk di punggung bagian belakang. (rus/hen)
Editor : Administrator