Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kompak, Pasangan ABG Gasak HP Saat Tetangga Kamar Kos Mandi

Administrator • Sabtu, 4 November 2017 | 17:00 WIB
Kompak, Pasangan ABG Gasak HP Saat Tetangga Kamar Kos Mandi
Kompak, Pasangan ABG Gasak HP Saat Tetangga Kamar Kos Mandi

SURABAYA-Aksi pasangan ABG Samsul Arifin, 22, dan Siti Maisaro, 20, sungguh tidak perlu ditiru. Pasangan yang kos di Kendangsari XI nomor 40 B ini menjadi penghuni penjara Polsek Tenggilis. Ini disebabkan keduanya menggasak HP Kusmiati, 35, yang tidak lain adalah tetangga kamar kos. 


Kanit Reskrim Polsek Tenggilis AKP Puguh Sudharyono penangkapan kedua pasangan ABG ini dilakukan, Rabu (1/11). Mereka diamankan setelah polisi mendapat laporan dari pemilik kos yang menangkap dua pelaku pencurian HP. 


Awalnya, polisi menduga jika pelaku merupakan orang luar kos. “Setelah kami cek, ternyata dua tersangka tersebut merupakan penghuni kos yang juga ditempati oleh korban. Korban dan pelaku bertetangga kamar,” ungkap AKP Puguh (3/11). 


Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya mengakui merekalah yang mengambil HP korban. Hal itu dilakukan beberapa hari sebelum mereka tertangkap. “Dari kamar kos keduanya, kami juga menemukan barang bukti HP korban. Dan itu sudah ditunjukkan kepada korban, dan diakui korban bahwa HP tersebut milik Kusmiati,” jelasnya. 


Pencurian HP tersebut berawal saat korban meninggalkan HP-nya di meja untuk dicas. Setelah itu, ia memilih mandi dan lupa mengunci pintu kamar kosnya. Jarak kos tersangka dan korban memang cukup dekat. 


Sehingga saat tersangka melintas di depan kamar kos korban, pelaku mengetahui HP tersebut sedang sendirian. “Tanpa pikir panjang, tersangka lantas mengambil HP yang sedang dicas dan menyimpannya di kamar. Terlebih dahulu kedua pelaku menonaktifkan HP agar tidak terlacak,” terangnya.


Korban terkejut selepas mandi tidak menemukan HP-nya. Usahanya bertanya ke tetangga kos dan pemilik kos sia-sia. Setelah rembukan, korban mulai curiga dengan pelaku. Sebab dalam sebulan terakhir kedua tersangka tidak bekerja. “Setelah itu menggeledah kos, HP korban ditemukan di kamar tersangka,” tandas perwira dengan tiga balok emas di pundaknya ini. 


Kepada polisi, Samsul mengaku beru sekali beraksi. Rencanaya, HP tersebut akan dijual dan uangnya digunakan bersenang-senang dengan kekasihnya. “Namun belum sempat kami jual, kami menunggu waktu yang tepat agar tak ketahuan,” jelasnya.

Editor : Administrator
#kriminal surabaya