SURABAYA – Mencanting itu susah-susah gampang. Terlihat mudah memang karena sekilas hanya menorehkan cairan malam yang panas ke kain, namun nyatanya salah satu teknik dalam membatik ini butuh ketelatenan lebih. Misalnya, saat memegang cantingnya saja. Terdiri dari tiga bagian yaitu cucuk, nyamplung, dan pegangan, canting harus dipegang dengan benar agar aliran cairan malam yang keluar dari cucuk tetap konstan.
“Seperti belajar pakai pensil sih sebenarnya. Malam atau lilin khusus batik itu harus terus panas. Kalau nggak panas, nanti cucuk canting akan buntu. Supaya keluarnya lebih lancar, ujung cucuk ditiup pelan-pelan untuk sedikit mendinginkan suhu malam,” jelas Syarif Usman, pemilik Rumah Batik Jawa Timur saat ditemui di “Asyik Nyanting Batik” di Hotel Bidakara Fancy Tunjungan Surabaya, Minggu (22/10).
Bersama dengan hotel yang terletak di Jalan Tegalsari Surabaya tersebut, Usman mengajarkan cara mencanting yang baik dan benar. “Awalnya susah tapi ternyata setelah didemokan di depan, diajari cara pegang canting, kok ya mudah. Harus telaten juga sih,” tutur Irma, salah satu peserta “Asyik Nyanting Batik”.
Usman yang memiliki galeri di daerah Kenjeran tersebut memilih batik colet untuk didemokan. Karena selain memiliki spektrum warna yang beragam, batik colet dinilai lebih interaktif dengan anak muda. “Warnanya lebih ke warna-warna cerah,” ungkapnya.
Di atas sehelai kain berukuran 40 cm x 40 cm, kain yang sebelumnya telah digambar motif bunga kecil khas Madura tersebut dicanting terlebih dulu. Setelah selesai, baru dilanjutkan dengan pewarnaan dengan memakai kuas. “Motifnya ada yang bunga seceplok, ada yang motif sekar jagat gurik,” jelas Usman. Dengan ukuran kain sebesar itu, pembuatan hingga jadi batik bisa memakan waktu kurang dari empat jam.
Sementara itu Public Relations Hotel Bidakara Fancy Tunjungan Surabaya Safira A. Pertiwi mengungkapkan “Asyik Nyanting Batik” akan rutin diadakan untuk lebih mengenalkan batik sebagai salah satu kekayaan Indonesia. “Dengan mencanting juga sekaligus mengajarkan untuk melatih kesabaran,” jelasnya saat ditemui di sela acara.
Editor : Administrator