SURABAYA-Hubungan pertemanan antara Nanang Setyono, 41, dan Novan, 22, rusak gara-gara handphone (HP). Ini disebabkan HP Novan yang merupakan warga Jalan Ploso Timur ini diembat Nanang yang sehari-hari tidak memiliki pekerjaan itu.
Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Farida Aryani menerangkan kasus pencurian itu disebabkan keteledoran Novan saat menjaga warung kopi. Bisa jadi karena Novan kelelahan lantaran melayani pembeli yang ramai di malam minggu atau Sabtu (15/10).
“Nanang biasanya nongkrong di warkop Novan. Dan pada malam minggu lalu Novan melayani permintaan pelaku dan membiarkan menghabiskan malam minggu di warkop,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Farida Aryani.
Niat jahat Nanang yang tak lain warga Jalan Bronggalan Sawah 6 A/74 ini muncul ketika melihat HP korban tergeletak. Apalagi saat itu korban sedang tertidur pulas di tengah malam. Kebetulan saat itu HP sedang dicas dan diletakkan di samping korban yang sedang tertidur. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku untuk mengambil dua HP Samsung dan Oppo.
“Pada saat meninggalkan warung, ada satu saksi yang bernama Catur mengetahui jika Nanang adalah orang terakhir di warung. Dan saat meninggalkan warung, tersangka terlihat gugup dan mencurigakan,” lanjut Iptu Farida.
Catur berusaha membangunkan Novan yang belum sadar jika ponselnya sudah hilang. Dia baru sadar ketika mencari HP-nya yang saat itu sudah terlepas dari cas. “Korban dan saksi mencurigai jika Nanang adalah pelaku pencurian,” imbuhnya.
Novan merasa kesal saat mencoba menghubungi Nanang melalui SMS dan tidak ada jawaban. Sejurus kemudian Novan mengirimkan ancaman akan melaporkan kasus pencurian HP jika tak dikembalikan. Namun korban tidak kehilangan akal. Dia membujuk untuk menyelesaikan secara kekeluargaan.
Nanang merespon SMS tersebut dan sepakat untuk bertemu di kawasan Pasar Pucang Selasa (17/10). Tetapi Novan terlebih dahulu melaporkan ke Polsek Tambaksari. Hal ini membuat anggota ikut Novan menuju Pasar Pucang.
“Setelah korban dan tersangka ngobrol sebentar, kami langsung meringkus tersangka,” jelasnya. Pada penangkapan itu polisi mengamankan satu unit hp milik korban yang sebelumnya dicuri Nanang. Sedangkan hp curian yang lain sudah ia jual.
Kepada polisi, Nanang mengaku nekat mencuri hp lantaran butuh uang untuk membayar kos yang sudah nunggak dua bulan. Sebab jika tak dibayar ia akan diusir dari kos. “Saya butuh uang, untuk itu saya jual salah satu hp yang saya ambil,” ungkapnya.
Editor : Administrator