SURABAYA-Satu pelaku perampasan motor dengan korban anak-anak telah melantai di penjara. Pelaku yang diketahui bernama Gufron Ali, 23, ini ditangkap setelah merampas motor sepasang ABG di Jalan Tempurejo, Mulyorejo, Selasa (26/9).
Pelaku yang tinggal di Jalan Krembangan Utara 8 ini memiliki dua modus dalam merampas motor korban. Modus pertama adalah pura-pura bertanya alamat, adapun modus kedua menuduh korban telah menganiaya adik atau saudaranya.
“Dalam melakukan aksinya dia selalu dibantu AF, yang kini menjadi buron. Tetapi Gufron juga memiliki komplotan lain,” terang Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, Iptu Budianto, (29/9). Dia menambahkan jika selama beraksi Gufron selalu menjadi eksekutor.
Aksi terakhir Gufron dan AF keliling berboncengan sepeda motor Honda Verza W 4364 LP di kawasan Pantai Kenjeran. Keduanya fokus mencari sasaran, dengan target sepasang ABG yang sedang memadu kasih di atas motor.
Setelah mendapatkan target, mereka menunggu tidak jauh dari lokasi tempat korban nongkrong. Tetapi mereka tidak langsung mengeksekusi. Keduanya menunggu korban meninggalkan tempat sambil membuntuti dari belakang.
“Begitu Guron dan AF memastikan jalanan sepi, langsung mengeksekusi. Seperti yang mereka lakukan di Jalan Tempurejo,” lanjutnya. Keduanya memepet dan menghentikan korban dengan cara menuduh telah mencuri HP adiknya.
Pada saat korban kebingungan dimanfaatkan pelaku untuk menyakinkan korban jika dialah pencurinya. Setelah itu, Gufron mengajak korban menemui adik fiktifnya yang kehilangan HP dengan mengendarai motor korban. Korban yang kebingungan diajak ke jalan sepi dan langsung motornya dirampas.
Semula pelaku mengancam akan melakukan kekerasan. Namun ancaman itu tak digubris korban dan memilih berteriak minta tolong. Teriakan itu didengar warga dan segera setelahnya menghajar Gufron hingga babak belur. Sedangkan AF yang sejak awal menemani korban memilih kabur.
Pada saat bersamaan anggota Polsek Mulyorejo tengah menggelar patroli. “Berdasarkan keterangan Gufron, dia bersama komplotannya sudah beraksi di lima lokasi. Saat ini kami masih dalami dan terus berupaya menangkap satu pelaku lain,” tandas Budianto.
Editor : Administrator