RADAR SURABAYA - Ketertarikan Liverpool dan Manchester United terhadap bek tengah Nico Schlotterbeck disebut menjadi faktor utama di balik tertundanya perpanjangan kontrak sang pemain bersama Borussia Dortmund.
Kabar ini diungkapkan oleh jurnalis asal Jerman, Christian Falk, yang menyebut negosiasi kontrak baru Schlotterbeck sebenarnya hampir mencapai kesepakatan sebelum akhirnya terhenti.
Menurut Falk, Schlotterbeck mengaku perlu mempertimbangkan kembali keputusan tersebut setelah adanya perubahan dalam struktur manajemen klub, termasuk pemecatan Direktur Olahraga Sebastian Kehl.
Namun demikian, pihak Dortmund diyakini memiliki pandangan berbeda. Klub menilai alasan tersebut hanya dalih,
sementara ketertarikan dari dua raksasa Premier League menjadi penyebab utama perubahan sikap bek tim nasional Jerman tersebut.
Baca Juga: Dominasi Total! Atlet Jatim Sumbang Medali Terbanyak untuk Indonesia di Wushu Junior 2026
Liverpool Butuh Regenerasi, Schlotterbeck Jadi Target Ideal
Ketertarikan Liverpool terhadap Schlotterbeck dinilai cukup masuk akal. Klub asal Merseyside itu tengah membutuhkan regenerasi di lini pertahanan, terutama dengan usia Virgil van Dijk yang tidak lagi muda.
Selain itu, masa depan Ibrahima Konate juga belum pasti karena kontraknya akan segera berakhir.
Situasi ini membuat Liverpool berpotensi aktif di bursa transfer musim panas mendatang.
Manchester United Masih Evaluasi Kebutuhan Bek Tengah
Di sisi lain, Manchester United sebenarnya memiliki stok bek tengah yang cukup. Namun, potensi kepergian Harry Maguire pada akhir kontraknya bisa membuka celah kebutuhan baru di sektor tersebut.
Meski demikian, prioritas transfer Setan Merah masih menjadi tanda tanya, mengingat kedalaman skuad yang relatif memadai.
Peluang Transfer Masih Terbuka
Dengan kualitas yang dimiliki, Schlotterbeck dinilai mampu memberikan dampak signifikan, baik bagi Liverpool maupun Manchester United.
Baca Juga: OJK Minta Anggota Bursa Selektif Pilih Calon Direksi BEI, Batas Akhir 4 Mei 2026
Namun, minimnya pengalaman bermain di Premier League menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan.
Jika negosiasi kontrak dengan Dortmund terus mengalami kebuntuan, peluang transfer pada bursa musim panas 2026 diprediksi akan semakin terbuka.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan