Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Menteri Olahraga Desak Reformasi Total Federasi

Rahmat Adhy Kurniawan • Rabu, 1 April 2026 | 18:40 WIB
Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi/Football Italia
Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi/Football Italia

Italia Gagal Lagi ke Piala Dunia, Menteri Olahraga Minta Ketua FIGC Lengser

RADAR SURABAYA - Kegagalan tim nasional Italia lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 kembali memicu kritik tajam dari pemerintah.

Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, secara terbuka mendesak perombakan kepemimpinan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).

Desakan tersebut muncul setelah Italia tersingkir secara dramatis usai kalah adu penalti dari Tim nasional Bosnia dan Herzegovina pada babak play-off.

Abodi: Sepak Bola Italia Harus Dibangun Ulang

Dalam pernyataan resminya, Abodi menegaskan bahwa sepak bola Italia membutuhkan pembenahan menyeluruh, dimulai dari struktur kepemimpinan.

Baca Juga: Inilah 48 Tim Lolos ke Piala Dunia 2026, Kongo dan Irak Segel Dua Tiket Terakhir lewat Jalur Playoff

“Sepak bola Italia perlu dibangun kembali, dan proses ini harus dimulai dengan pembaruan kepemimpinan FIGC,” ujar Abodi.

Ia menilai kegagalan ini bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan cerminan masalah sistemik dalam pengelolaan sepak bola nasional.

Tekanan Mengarah ke Gabriele Gravina

Sorotan tajam mengarah kepada Presiden FIGC, Gabriele Gravina, yang telah menjabat sejak 2018.

Meski kembali terpilih pada 2025 dengan dukungan hampir mutlak, posisinya kini berada di bawah tekanan besar.

Presiden Federasi Sepak bola Italia, Gabrielle Gravina
Presiden Federasi Sepak bola Italia, Gabrielle Gravina

Gravina sendiri menolak mundur dan justru meminta dukungan untuk memperbaiki sistem sepak bola Italia. Namun, pernyataan tersebut dinilai tidak cukup oleh pemerintah.

“Tidak adil jika menolak tanggung jawab atas kegagalan tiga kali berturut-turut,” tegas Abodi dikutip dari Football Italia. 

Kegagalan Beruntun Jadi Sorotan

Ini merupakan kali ketiga secara beruntun Italia gagal tampil di Piala Dunia. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran besar, terutama bagi masa depan generasi muda sepak bola Italia.

Baca Juga: Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Catatan Buruk Berlanjut Tiga Edisi Beruntun

Abodi bahkan menyebut ada generasi pemain muda yang belum pernah merasakan atmosfer Piala Dunia bersama tim nasional.

Sepak Bola Bukan Sekadar Olahraga

Lebih lanjut, Abodi menekankan bahwa sepak bola memiliki peran penting dalam identitas nasional Italia.

Menurutnya, sepak bola adalah bagian dari budaya populer, simbol kebersamaan, dan sumber kebanggaan internasional bagi masyarakat Italia.

Pemerintah Siap Mendukung Reformasi

Pemerintah Italia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan olahraga nasional.

Namun, khusus untuk sepak bola, diperlukan tanggung jawab, integritas, dan perubahan nyata dari para pemangku kepentingan.

“Italia harus kembali menjadi Italia, termasuk dalam sepak bola dunia,” tutup Abodi.

Timnas Italia Pulang dengan Kekecewaan

Skuad Italia telah kembali ke tanah air setelah kekalahan tersebut, mendarat di Bandara Malpensa beberapa jam usai pertandingan.

Kegagalan ini semakin memperkuat desakan publik untuk melakukan reformasi besar di tubuh FIGC demi mengembalikan kejayaan sepak bola Italia di kancah internasional.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Gabrielle Gravina #Andrea Abodi #menteri olahraga italia #figc #Piala Dunia 2026