RADAR SURABAYA – Bek Dean James resmi dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series yang akan digelar pada akhir pekan ini.
Keputusan tersebut diambil karena keterbatasan kuota pemain dalam daftar resmi pertandingan.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menjelaskan bahwa pencoretan dilakukan murni berdasarkan regulasi yang membatasi jumlah pemain hanya 23 orang.
“Seluruh pemain timnas sudah datang malam ini. Untuk Dean James, kami batalkan karena hanya 23 pemain yang bisa didaftarkan,” ujar Sumardji, Rabu (25/3) dikutip dari Antara.
Baca Juga: Staf Kepelatihan Timnas Indonesia Sudah Lengkap, Era John Herdman Siap Dimulai!
Kuota Pemain Jadi Penentu
Timnas Indonesia sebelumnya memanggil 24 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan menjelang FIFA Series.
Namun, sesuai aturan kompetisi, hanya 23 pemain yang diperbolehkan masuk dalam daftar akhir.
“Karena hanya 23 pemain yang bisa didaftarkan, maka satu pemain harus dicoret,” kata Sumardji.
Ia menambahkan, keputusan ini juga mempertimbangkan kondisi psikologis pemain.
Menurutnya, menyisakan satu pemain yang tidak masuk daftar pertandingan dan hanya duduk di tribun dapat berdampak buruk terhadap mental.
“Kalau satu pemain harus di tribun, itu tidak bagus untuk mentalnya. Jadi lebih baik tidak dimasukkan sejak awal,” ujarnya.
Sudah Sepengetahuan Pelatih
Keputusan pencoretan Dean James juga telah dikomunikasikan dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Sumardji mengaku telah memberikan masukan kepada Herdman terkait jumlah pemain yang dipanggil agar sesuai dengan kebutuhan tim dan regulasi yang berlaku.
“Saya memberikan saran kepada pelatih. Kalau memanggil 24 pemain, sementara yang didaftarkan hanya 23, pasti ada satu yang tersisa. Lebih baik tidak dipanggil,” jelasnya.
Sempat Lolos Seleksi Awal
Sebelumnya, Dean James termasuk dalam daftar 24 pemain yang diumumkan PSSI pada 21 Maret 2026. Ia bahkan berhasil melewati seleksi tahap awal yang melibatkan 41 pemain.
Bek berusia 25 tahun itu tampil cukup konsisten bersama klub Belanda, Go Ahead Eagles, sehingga masuk radar tim pelatih Timnas Indonesia.
Sempat Disorot Soal Status Kewarganegaraan
Di sisi lain, nama Dean James juga tengah menjadi sorotan setelah muncul dugaan kepemilikan paspor ganda Indonesia dan Belanda.
Isu ini mencuat setelah NAC Breda melayangkan keberatan usai kalah 0-6 dari Go Ahead Eagles dalam laga Liga Belanda pada 15 Maret 2026.
NAC Breda menilai James tidak sah dimainkan karena berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan bukan pemain Uni Eropa. Namun, pihak Go Ahead Eagles membantah tudingan tersebut.
Klub tersebut menjelaskan bahwa saat merekrut Dean James pada Januari 2025, sang pemain masih berstatus warga negara Belanda. Ia baru resmi menjadi WNI pada Maret 2025.
Kasus Masih Diproses KNVB
Saat ini, polemik tersebut tengah ditangani oleh KNVB. Federasi sepak bola Belanda itu masih melakukan kajian untuk menentukan status sah atau tidaknya sang pemain dalam kompetisi domestik.
Meski demikian, pencoretan Dean James dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series dipastikan tidak berkaitan langsung dengan polemik tersebut, melainkan murni karena alasan teknis dan regulasi jumlah pemain.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan