RADAR SURABAYA – Laga Everton vs Chelsea pada pekan ke-31 Premier League 2025/2026 diprediksi berlangsung ketat. Pertandingan yang digelar di Hill Dickinson Stadium, Sabtu malam, menjadi momen krusial bagi kedua tim dengan target berbeda.
Chelsea datang dengan tekanan besar setelah serangkaian hasil buruk, sementara Everton justru berupaya menjaga asa menembus zona kompetisi Eropa musim depan.
Chelsea dalam Tekanan, Performa Inkonsisten Jadi Sorotan
Chelsea tengah berada dalam situasi sulit jelang lawatan ke markas Everton. Dalam sepekan terakhir, The Blues menelan tiga
kekalahan beruntun, termasuk tersingkir dari Liga Champions usai kalah telak dari Paris Saint-Germain dengan agregat 2-8.
Baca Juga: Brighton vs Liverpool: Tanpa Salah, The Reds Tetap Dijagokan Menang di Amex!
Di Premier League, performa tim asuhan Liam Rosenior juga belum stabil. Dari lima laga terakhir, Chelsea hanya mampu meraih
satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Hasil tersebut membuat mereka turun ke posisi keenam klasemen sementara.
Secara keseluruhan, Chelsea hanya mengoleksi empat kemenangan dari 11 pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Catatan ini menjadi alarm serius, terutama karena mereka masih memburu tiket Liga Champions musim depan.
Masalah utama Chelsea terletak pada lini pertahanan. Sejak terakhir mencatat clean sheet pada Januari, mereka selalu kebobolan dalam delapan laga liga berturut-turut dengan total 11 gol.
Dengan jadwal berat melawan tim-tim besar seperti Manchester City, Manchester United, dan Liverpool yang sudah menanti, Chelsea tidak boleh kembali kehilangan poin.
Everton Percaya Diri, Target Zona Eropa Masih Terbuka
Di sisi lain, Everton tampil cukup menjanjikan meski kalah 0-2 dari Arsenal pekan lalu. Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena dua gol lawan tercipta di menit-menit akhir.
Baca Juga: Veda Ega Bikin Bangga! Tembus 3 Besar Moto3 Brasil 2026 dan Amankan Q2
Pelatih David Moyes tetap optimistis timnya bisa bersaing di papan atas. Saat ini, Everton menempati peringkat kedelapan dan hanya terpaut dua poin dari zona Eropa.
Dalam 10 pertandingan terakhir, Everton mencatatkan empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan. Performa ini menempatkan mereka sebagai salah satu tim yang cukup konsisten di papan tengah.
Namun, catatan kandang Everton masih menjadi perhatian. Mereka hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga kandang terakhir di Premier League.
Jika ingin menembus zona Eropa, performa di kandang harus segera diperbaiki.
Rekor Pertemuan: Everton Kuat di Kandang, Tapi Tumpul di Depan
Everton memiliki rekor cukup baik saat menjamu Chelsea. Dari delapan pertemuan kandang terakhir di Premier League, mereka hanya kalah satu kali, dengan rincian lima kemenangan dan dua hasil imbang.
Meski demikian, produktivitas gol menjadi masalah besar. Everton gagal mencetak gol dalam 12 dari 19 pertemuan terakhir melawan Chelsea, termasuk empat laga terakhir secara beruntun.
Statistik ini menunjukkan bahwa meski solid secara permainan, lini depan Everton kerap kesulitan menembus pertahanan The Blues.
Kondisi Skuad: Cedera Hantui Kedua Tim
Everton dipastikan kehilangan Jack Grealish dan Carlos Alcaraz akibat cedera. Sementara Tyrique George tidak dapat dimainkan karena statusnya sebagai pemain pinjaman dari Chelsea.
David Moyes berharap James Tarkowski dan Jarrad Branthwaite bisa kembali memperkuat lini belakang. Kehadiran keduanya akan sangat penting untuk menjaga stabilitas pertahanan.
Di kubu Chelsea, krisis pemain juga tak kalah serius. Trevoh Chalobah mengalami cedera pergelangan kaki dan harus absen. Ia bergabung dengan Reece James, Filip Jorgensen, dan Levi Colwill di ruang perawatan.
Selain itu, beberapa pemain seperti Malo Gusto, Benoit Badiashile, dan Jamie Bynoe-Gittens masih diragukan tampil.
Duel Kunci: Joao Pedro vs Lini Belakang Everton
Salah satu pemain yang patut diperhatikan adalah Joao Pedro. Penyerang Chelsea tersebut tengah dalam performa impresif, dengan kontribusi delapan gol dalam delapan laga tandang terakhir (tujuh gol dan satu assist).
Kecepatan dan ketajamannya akan menjadi ancaman serius bagi lini belakang Everton yang belum sepenuhnya konsisten.
Di sisi lain, Everton akan mengandalkan kreativitas Kiernan Dewsbury-Hall di lini tengah untuk membuka peluang dan mendukung lini serang.
Prediksi Everton vs Chelsea: Laga Ketat Minim Gol
Melihat statistik pertemuan, sembilan dari 11 laga terakhir kedua tim berakhir dengan total maksimal dua gol.
Hal ini menunjukkan bahwa duel Everton vs Chelsea cenderung berlangsung ketat dan minim peluang.
Chelsea memang sedikit lebih diunggulkan dari segi kualitas skuad. Namun, performa mereka yang sedang menurun bisa menjadi celah bagi Everton untuk mencuri poin.
Dengan kondisi kedua tim saat ini, hasil imbang tampaknya menjadi skenario paling realistis.
Prediksi Susunan Pemain
Everton (4-2-3-1)
Pickford; O'Brien, Keane, Tarkowski, Mykolenko; Garner, Gueye; Armstrong, Dewsbury-Hall, Ndiaye; Barry
Chelsea (4-2-3-1)
Sanchez; Acheampong, Sarr, Fofana, Cucurella; Caicedo, Santos; Palmer, Fernandez, Garnacho; Pedro
Prediksi Skor: Everton 1-1 Chelsea
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan