RADAR SURABAYA - Meski sedang menjalani bulan suci Ramadan, Persebaya Surabaya tetap gencar melaksanakan latihan untuk menjaga kebugaran para pemain. Menjelang libur Lebaran, intensitas latihan pun semakin ditingkatkan demi mempertahankan performa tim.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, mengungkapkan bahwa pekan ini jadwal latihan cukup berat dengan beberapa penyesuaian bagi para pemain. "Pekan ini latihan dengan intensitas tinggi. Ada sesi pertandingan di malam hari untuk menyesuaikan menit bermain pemain. Saya ingin melihat kondisi mereka,"* ujar Munster saat sesi latihan di Lapangan Thor, Surabaya.
Fokus pada Kondisi Fisik Jelang Libur Lebaran
Munster menekankan bahwa peningkatan kondisi fisik tetap menjadi prioritas tim pelatih. Hal ini penting mengingat pemain akan menjalani libur Lebaran mulai 29 Maret hingga 2 April 2025.
Selama libur, para pemain akan menjalani program latihan individu yang telah disiapkan oleh tim pelatih. Program ini lebih berfokus pada:
- Latihan lari
- Pembentukan otot
- Peningkatan daya tahan
"Setiap pemain mendapat program berbeda sesuai posisinya, tetapi mayoritas berisi latihan kekuatan dan lari intensitas tinggi,"* jelas pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Sanksi Denda Jika Berat Badan Naik
Munster juga mengingatkan pemain untuk menjaga berat badan selama liburan. Jika ada yang melebihi batas, sanksi denda akan diberlakukan. "Kami sudah menyiapkan jadwal dan rencana. Program individu sangat penting, dan pemain harus disiplin. Tidak ada yang boleh ke luar negeri—semua tetap di sini," tegasnya. Dengan persiapan matang ini, Persebaya Surabaya berharap bisa kembali ke lapangan dalam kondisi terbaik usai libur Lebaran.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan