Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Persebaya Surabaya Hanya Libur Dua Hari, Karena Usai Lebaran Ada Empat Pertandingan Selama 15 Hari

Rahmat Sudrajat • Minggu, 7 April 2024 | 15:43 WIB

Tidak ada kata santai untuk skuad Persebaya Surabaya untuk menyelesaikan kompetisi musim ini.
Tidak ada kata santai untuk skuad Persebaya Surabaya untuk menyelesaikan kompetisi musim ini.
RADAR SURABAYA - Pasca diumumkan bergulirnya kembali kompetisi Liga 1 2023/2024, pekan ke-31 hingga ke-34, Persebaya Surabaya tancap gas.

Pasalnya usai lebaran Idul Fitri, tepatnya 16 April Persebaya akan menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Bahkan pemain yang kampung halamannya jauh dari Surabaya, terpaksa tidak mudik saat lebaran, agar tetap konsentrasi berlatih di tengah jadwal yang padat.

Pelatih Persebaya Paul Munster hanya memberikan libur dua hari, yakni tanggal 10 dan 11 April.

Selebihnya mereka akan berlatih. Pasalnya Green Force sebutan Persebaya Surabaya tidak hanya fokus lawan Dewa United saja, mereka juga harus menatap tiga pertandingan lagi yang harus dituntaskan setelah lebaran Idul Fitri.

Dalam waktu 15 hari empat laga Munster terus menggenjot anak asuhnya agar tetap menjaga fisik agar prima dan meningkatkan performa permainan.

"Saya hanya liburkan selama dua hari saja, selebihnya mereka harus berkumpul untuk berlatih menatap 4 pertandingan dalam waktu 15 hari. Tentu ini sangat mepet waktunya dan sangat menguras tenaga," kata Munster, Minggu (7/4).

Di antara empat laga sisa, tiga adalah partai home, yaitu melawan Dewa United, Bali United, dan Persik Kediri. Plus satu laga away melawan Persib Bandung.

"Kita akan tetap berlatih agar kondisi pemain tidak menurun. Semoga ini berjalan 100 persen," harap pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Pemain yang tak bisa mudik seperti gelandang serang Persebaya Muhammad Iqbal. Iqbal berasal dari Padang Pariaman di Sumatera Barat.

Sudah menjadi kebiasaan ia pulang kampung saat lebaran untuk sungkem kepada orang tua di kampung. Tapi, dengan kondisi jadwal seperti saat ini, ia memutuskan tidak mudik.

Padahal perjalanan ke Padang menggunakan pesawat butuh setidaknya lima jam.

"Melihat jadwal libur hari raya tentunya saya tidak pulang, apabila dipaksakan tentu capek diperjalanan. Apalagi tiket waktu hari raya juga melambung tinggi, untuk itu saya lebaran di Surabaya saja," tutur Iqbal.

Sejak didatangkan ke Persebaya Surabaya pada Desember 2022 lalu. Baru musim ini ia berlebaran di Surabaya. Meski jauh dari keluarga menurutnya ia tetap bersyukur dengan keadaan yang ada.

”Mau tidak mau ya harus dilakukan, untungnya saya belum membeli tiket pesawat. Sementara, saya lebaran di sini dan fokus latihan terlebih dahulu," terangnya.

Hal senada juga diungkapkan penyerang Persebaya Wildan Ramdhani yang mengurungkan niat untuk mudik lebaran ke Bandung. Masalah fisik menjadi salah satu alasan.

Ia mengatakan jika mudik menggunakan transportasi darat memerlukan durasi perjalanan 10 hingga 14 jam dari Surabaya. Jika macet bisa jauh lebih lama lagi. Sedang tiket pesawat sangat sulit didapatkan dalam kondisi seperti sekarang.

”Kalau begini saya tidak mudik, karena perjalanan darat dari Surabaya ke Bandung saya memakan waktu cukup banyak. Malah capek di perjalanan, maka saya lebaran di Surabaya dulu,” terang Wildan. (rmt/rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#paul munster #persebaya sura #BRI Liga #pssi