RADAR SURABAYA – Setiap pelatih sepak bola punya gaya sendiri ketika menukangi anak asuhnya.
Begitu pula dengan Paul Munster, pelatih paling anyar Persebaya Surabaya.
Pelatih asal Irlandia Utara itu juga punya gaya yang khas ketika menukangi skuad Green Force.
Selain membangun chemistry dengan para pemain melalui latihan dengan intensitas yang tinggi dan mencairkan suasana latihan, Paul Munster juga kerap kali melakukan analisa permainan anak asuhnya dengan menyaksikan video setelah latihan dan setelah pertandingan uji coba.
Hal itu dilakukan Munster agar bisa memahami gaya permainan individu pemain.
"Biasanya saya melihat gaya atau cara bermain pemain dengan melakukan analisa melalui cuplikan video," kata Munster, Selasa (23/1).
Menurutnya analisa dari melihat video itu membantunya memahami konsep dan taktikal yang disampaikan selama melatih pemain Persebaya Surabaya.
"Ini membantu mereka melihat secara visual dan memahami konsep-konsep taktikal yang saya sampaikan," imbuhnya.
Bagi Munster analisis video merupakan alat yang tak ternilai dalam sepak bola modern.
Dengan analisis video, ia dapat melihat kekuatan dan kelemahan lawan, mengevaluasi performa pemain, dan menyesuaikan taktik sesuai kebutuhan.
Semua itu dapat disampaikan secara lebih efektif melalui visualisasi kondisi di lapangan.
Sementara itu, jelang melawan PSIS Semarang, Munster, juga mengaku telah memahami karakter permainan Laskar Mahesa Jenar itu.
"Ya saya tahu ada pelatih baru di PSIS, dan beberapa pemain saya juga tahu. Tapi yang terpenting buat saya fokus bermain dan mengambil tiga poin. Saya gak mau komentar berlebih," tegas Munster.
Terkait dengan komposisi pemain yang akan diturunkan saat lawan PSIS, Munster akan menyiapkan pemain yang siap untuk bermain.
"Ya perlahan saya mengetahui siapa saja yang akan dimainkan," imbuhnya.
Namun yang terpenting baginya saat ini para pemain harus fokus untuk meningkatkan tim.
Pemain juga harus mengetahui karakter yang dia inginkan, strategi hingga standar yang ia inginkan. (rmt/opi)
Editor : Nofilawati Anisa