Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

UEFA: Aturan Gol Tandang Membuat Tim Tuan Rumah Takut Menyerang

Lambertus Hurek • Jumat, 25 Juni 2021 | 15:53 WIB
Uefa sudah lama ingin hapus away goal
Uefa sudah lama ingin hapus away goal

SURABAYA - Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan, penghapusan aturan gol tandang atau away goal sudah dipertimbangkan sejak lama karena ada protes dan masukan dari berbagai pihak. 



Ceferin berharap dengan penghapusan aturan itu tim-tim bermain lebih menyerang. Khususnya tim yang main di kandang. 



Selain itu, ia berharap kompetisi bisa menjadi lebih adil karena gol tandang tak lagi lebih berarti dari gol kandang.



“Aturan gol tandang telah menjadi bagian intrinsik dari kompetisi UEFA sejak diperkenalkan pada tahun 1965. Namun, pertanyaan tentang penghapusannya telah diperdebatkan di berbagai pertemuan UEFA selama beberapa tahun terakhir. Meskipun tidak ada kebulatan pandangan, banyak pelatih, penggemar, dan pemangku kepentingan sepak bola lainnya mempertanyakan keadilannya dan telah menyatakan preferensi agar aturan tersebut dihapuskan,'' katanya.



Aturan gol tandang, menurut dia, sekarang malah bertentangan dengan tujuan awalnya. Sebab sekarang tim tuan rumah – terutama di leg pertama – enggan menyerang karena takut kebobolan gol yang akan menguntungkan lawan.



Ada juga kritik atas ketidakadilan, terutama saat perpanjangan waktu, yang mewajibkan tim tuan rumah mencetak dua gol ketika tim tamu telah mencetak gol.



“Adalah adil untuk mengatakan bahwa keuntungan tuan rumah saat ini tidak lagi signifikan seperti dulu. Dengan mempertimbangkan konsistensi di seluruh Eropa dalam hal gaya permainan, dan banyak faktor berbeda yang menyebabkan penurunan keunggulan tuan rumah, Komite Eksekutif UEFA telah mengambil keputusan yang tepat dalam mengadopsi pandangan bahwa itu tidak lagi tepat untuk sebuah gol tandang untuk membawa lebih banyak bobot daripada satu gol di kandang," ujar Ceferin.



Aturan anyar UEFA ini akan segera berlaku pada kompetisi Liga Champions dan Liga Europa 2021-22. Termasuk dari fase kualifikasi.

Editor : Lambertus Hurek