GRESIK - Jumlah penderita demam berdarah di awal tahun 2019 banyak. Dinas Kesehatan Gresik mendata akhir tahun 2018 lalu jumlah demam mencapai 10 orang. dinkes sudah memiliki program pemberantasan nyamuk aedes aegypti tersebut, yakni Siap Mencari Jentik Cegah Demam Berdarah Sekarang atau disingkat Si Cantik Cerdas.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna menambahkan data penderita DB 2018 lalu, data terakhir yang masuk 100 orang lebih. "Musimnya sekarang tidak menentu. Makanya, hal utama adalah pencegahan," jelas Khusnah.
Dia berharap masyarakat tetap waspada. Selalu menjaga kebersihan lingkungan. Jangan sampai ada korban dulu baru bertindak. Minimal menerapkan 3M Plus. Yakni, menutup, menguras, dan mengubur sarang nyamuk. "Plusnya adalah usaha, seperti menggunakan obat nyamuk dan mengatur intensitas cahaya yang masuk ke rumah," ungkapnya.
Dijelaskannya, kasus demam berdarah (DB) bermunculan di wilayah Kecamatan Balongpanggang. Tiga desa terserang. Yaitu, Desa Karangsemanding, Dapet, dan Wotansari. Puskesmas Dapet. “Harus antisipasi. DB masih mengancam,” ungkapnya. (jar/han)
Editor : Administrator