GRESIK - Asosiasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Gresik menggelar kompetisi untuk Kelompok Umur KU) 20 di Lapangan Petrokimia Gresik, kemarin. Kompetisi internal assosiasi PSSI Kabupaten Gresik itu hanya boleh diikuti tim pemilik suara atau voter dan kelas satu.
Exco Komite Usia Dini PSSI Gresik, Rofiqi mengatakan usai kegiatan itu, pihaknya akan melakukan kompetisi lanjutan tahun 2019. “Kami akan memverifikasi ulang sumua klub sepakbola Gresik untuk menghasilkan kompetisi yang berkualitas, “ kata Rofiqi.
Untuk kompetisi KU 20 Askab PSSI Gresik, Cerme berhasil menang dengan skore 2-0 saat melawan Perseda Delegan . Pertandingan berjalan sengit. Di babak pertama, tim sepakbola Persada Delegan mendapatkan tendangan finalti yang berujung protes kepada wasit.
Pemain Cerme dianggap melakukan tendangan bebas ke arah kotak penalti sehingga handsball (bola tangan) untuk pemain cerme. Hukumannya adalah finalti untuk pemain sepakbola Cerme. Pertandingan tertunda 10 menit karena pemain Persada Delegan keluar lapangan.
Kemudian, pemain Cerme masuk dengan tendangan finalti, namun tidak masuk. Pemain Cerme melakukan serangan balik ke pertahanan Persada Delegan sehingga berhasil gol.
Pemain Cerme melakukan tendangan sudut dengan melakukan sundulan denbgan babak tambahan pertama sehingga kedudukan 1-0. Babak kedua, Cerme melakukan serangan dan mengotak – atik pertahanan Persada Delegan. Jurus itu berhasil mengubah skore 2-0 sampai babak kedua berakhir.
Ketua Komite Usia Dini, Kata Fery Hadi Kurniawan mengatakan terus mengembangkan pemain sepakbola usia din. “Kompetisi internal askab PSSI Gresik mencari pemain sepakbola untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) 2019 karena sudah ada tim teleskoting atau pelatih,” jelasnya. (jar/han)