Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Soliditas Uruguay Diuji Ketajaman Les Bleus

Administrator • Kamis, 5 Juli 2018 | 23:17 WIB
Soliditas Uruguay Diuji Ketajaman Les Bleus
Soliditas Uruguay Diuji Ketajaman Les Bleus



Novgorod -  Duel pertama babak perempat final Piala Dunia 2018 akan mempertemukan Uruguay dan Prancis, Dua tim akan saling berhadapan di Nizhny Novgorod Stadium, Jumat (6/7). Uruguay sampai di babak ini setelah menyingkirkan Portugal, sedangkan Les Bleus Prancis mengeliminasi Argentina.


Uruguay telah mengalahkan Portugal 2-1 lewat dua gol Edinson Cavani yang lahir dari assist Luis Suarez dan Rodrigo Bentacur. Namun sayang, Cavani mengalami cedera di laga itu dan diragukan bisa fit pada saat lawan Prancis.


Duet Suarez dan Cavani merupakan tumpuan utama lini serang Uruguay. Tanpa salah satu dari mereka, kekuatan La Celeste jelas berkurang. Karena itu tidak hanya skuad Uruguay yang berharap Cavani segera pulih dari cedera, sekitar tiga juta penduduk Uruguay juga mendoakan Cavani baik-baik saja dan bisa turun melawan Prancis. Jika dia fit, posisi starter adalah garansi. Jika tidak, maka pelatih Oscar Tabarez mungkin harus memasang Christian Stuani atau Maxi Gomez sebagai pengganti.


Namun demikian banyak pengamat yang tetap lebih mengunggulkan Prancis pada laga ini. Meski Cavani fit dan bisa main, Uruguay sepertinya tetap tak bakal jadi favorit utama. Prancis masih lebih diunggulkan menang. Pasalnya, Les Bleus telah menampilkan salah satu permainan ofensif terbaik di turnamen ketika menjinakkan Argentina 4-3.


Dalam laga tersebut, penyerang muda Kylian Mbappe mencuri perhatian dunia. Dengan kecepatan dan tekniknya, rekan Cavani di PSG itu membuat barisan pertahanan Argentina porak-poranda. Dia membuat Prancis dihadiahi penalti, yang sukses dieksekusi oleh Antoine Griezmann, lalu menyumbang dua gol untuk timnya. Hanya sayang, Prancis harus kehilangan gelandang bertenaga kuda Blaise Matuidi yang terkena akumulasi kartu.


Prancis pasti percaya diri usai mengeliminasi Argentina. Namun Prancis juga perlu ingat bahwa Uruguay bukanlah Argentina. Uruguay merupakan salah satu pemilik pertahanan terbaik di Piala Dunia 2018. Sejauh ini, Uruguay baru sekali kebobolan, yakni ketika mengalahkan Portugal.


Barisan pertahanan Uruguay yang dikawal Jose Gimenez dan kapten Diego Godin sudah membuat banyak lawan kerepotan untuk bisa mencetak gol ke gawang Fernando Muslera. Antoine Griezmann, yang satu klub dengan dua bek sentral Uruguay itu di Atletico Madrid, pasti paham kelebihan (juga kekurangan) mereka, demikian juga sebaliknya duet palang pintu Uruguay ini pasti sudah mengenal gaya main Griezmann.


Bila melihat sejarah pertemuan, Les Bleus Prancis belum pernah menang melawan Uruguay di Piala Dunia. Dalam tiga pertemuan, Prancis sekali kalah dan dua kali imbang. Pada pertemuan pertama di fase grup 1966, Prancis kalah 1-2. Dua pertemuan terkini semuanya berkesudahan imbang 0-0, yakni di edisi 2002 dan 2010.


Melihat rekor pertemuan kedua tim, laga ini sepertinya bakal berlangsung ketat. Kemenangannya bisa berupa kemenangan tipis atau bahkan lewat adu penalti. Prancis punya catatan negatif di segi head-to-head, tapi kali ini mereka punya kans bagus untuk meraih kemenangan pertama atas Uruguay.


Sebaliknya pelatih Oscar Washington Tabarez juga memiliki kesempatan untuk menyamai para pendahulunya yang mampu membuat tidak berdaya Prancis yang dikenal selalu melahirkan pemain-pemain kreatif. (sky/opl/rak)

Editor : Administrator
#uruguay