RADAR SURABAYA – Perbaikan Jalan Lingkar Timur Sidoarjo kini dikebut. Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi, Minggu (8/3), untuk memastikan proses perbaikan berjalan lebih cepat.
Dalam sidak tersebut, Mimik didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga Sidoarjo Muhammad Makhmud serta Kabid Jalan Joko. Mereka meninjau langsung sejumlah titik perbaikan jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena berlubang dan membahayakan pengguna jalan.
Baca Juga: Mobil Mendadak Terbakar di Jalan Desa Junwangi Krian Sidoarjo, Ini Dugaan Penyebabnya
Mimik mengatakan, percepatan pengerjaan menjadi prioritas karena Jalan Lingkar Timur merupakan jalur dengan arus lalu lintas yang sangat padat. Selama ini, perbaikan lebih banyak dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas kendaraan.
Namun, untuk mempercepat penyelesaian, pekerjaan kini diminta dilakukan lebih intensif, baik pada siang maupun malam hari.
Baca Juga: Jual Bubuk Bahan Peledak Petasan lewat Medsos, Polda Jatim Tangkap Dua Warga Sidoarjo
“Jalan Lingkar Timur lalu lintasnya sangat padat, biasanya dikerjakan malam hari. Tapi sekarang kita minta pengerjaan dilakukan lebih intensif supaya cepat selesai dan tidak membahayakan pengguna jalan,” ujar Mimik.
Ia menegaskan akan kembali melakukan sidak dalam beberapa hari ke depan untuk memastikan percepatan pekerjaan benar-benar berjalan di lapangan. Targetnya, seluruh perbaikan jalan sudah rampung sebelum Lebaran.
Baca Juga: Perbaikan Terminal Purabaya Sidoarjo Dikebut, Jalan Pintu Keluar Dibeton hingga 7 Maret
“Kita akan cek lagi nanti. Harapannya sebelum Lebaran semua jalan sudah selesai diperbaiki sehingga masyarakat bisa berkendara dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Selain perbaikan sementara, Pemkab Sidoarjo juga terus mendorong peningkatan kualitas Jalan Lingkar Timur secara bertahap melalui pembangunan jalan beton dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Menurut Mimik, pada 2025 Pemkab Sidoarjo telah mendapatkan bantuan anggaran tahap pertama sebesar Rp 37 miliar untuk pembangunan jalan beton dari lampu merah Buduran hingga lampu merah Prasung sepanjang 1,8 kilometer. Pekerjaan tersebut kini sudah selesai.
Sementara pada 2026, Pemkab Sidoarjo kembali memperoleh bantuan anggaran sebesar Rp 84 miliar untuk melanjutkan pembangunan jalan beton dari lampu merah Prasung hingga kawasan kantor MPP sepanjang sekitar 4 kilometer. Proyek ini direncanakan mulai dikerjakan pada pertengahan 2026.
“Untuk tahap ketiga direncanakan pada 2027, dari MPP sampai lampu merah Candi. Saat ini anggarannya masih dalam pembahasan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Sidoarjo Muhammad Makhmud menyampaikan bahwa proses pemeliharaan dan perbaikan jalan berlubang di sepanjang Lingkar Timur, mulai dari lampu merah Prasung hingga Candi, saat ini terus dipercepat.
Ia memastikan sebagian besar titik kerusakan sudah diperbaiki, sementara beberapa lokasi lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
“Target kami sebelum Lebaran seluruh perbaikan jalan sudah selesai. Saat Idulfitri nanti masyarakat bisa menikmati jalan yang lebih baik dan tidak berlubang,” ujarnya.
Kabid Jalan PU Bina Marga Sidoarjo Joko menambahkan, percepatan pengerjaan sangat penting terutama di tengah musim hujan yang berpotensi memperparah kerusakan jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kami minta tim satgas di lapangan bekerja lebih intensif agar perbaikan cepat selesai. Jangan sampai ada kecelakaan karena jalan berlubang, apalagi menjelang Lebaran lalu lintas akan semakin ramai,” tegasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista