Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Anggaran Capai Rp 900 Juta, Lubang di Jalan Raya Lingkar Timur Sidoarjo Segera Ditambal

Diky Putra Sansiri • Kamis, 26 Februari 2026 | 16:23 WIB

 MEMBAHAYAKAN: Jalan rusak di Jalan Raya Lingkar Timur Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
MEMBAHAYAKAN: Jalan rusak di Jalan Raya Lingkar Timur Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

 

RADAR SURABAYA - Jalan berlubang di Jalan Raya Lingkar Timur jadi momok pengguna jalan hingga saat ini. Menindaklanjuti hal itu, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan jika jalan berlubang yang kerap disebut sebagai salah satu pemicu kecelakaan itu akan segera ditambal. 

Mimik turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di ruas Desa Wedoro Klurak, Kecamatan Candi hingga Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo Kota, Kamis (26/2).

Sambil menunggu proses lelang proyek rampung, Pemkab Sidoarjo menggandeng perusahaan sekitar melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk melakukan penambalan sementara dengan sistem cor.

“Ya, alhamdulillah tadi saya sidak di Jalan Lingkar Timur yang lokasinya di Kecamatan Candi hingga Sidoarjo Kota. Kebetulan memang sangat parah ya,” ujar Mimik.

Ia menjelaskan, perbaikan permanen masih dalam tahap lelang di Dinas PU. Namun, menurutnya, proses tersebut tidak boleh menghambat penanganan darurat di lapangan.

“Dinas PU tadi memang agak kesulitan dan masih dalam tahap lelang. Masih lelang, tapi ini bagi saya kan terlalu lama. Akhirnya saya memutuskan untuk koordinasi dengan pihak perusahaan yang terdekat di sana,” tegasnya.

Mimik memastikan, dalam waktu dekat perusahaan akan membantu melakukan penambalan sementara. Untuk metode pengerjaan, ia menegaskan menggunakan cor beton sementara.

“Insyaallah dalam waktu dekat ini pihak perusahaan akan membantu untuk menambal sementara jalan di Jalan Raya Lingkar Timur. Cor. Untuk sementara dengan cor,” katanya.

Ia menambahkan, proyek betonisasi bantuan pemerintah pusat di Lingkar Timur saat ini baru mencakup ruas Prasung, Buduran hingga Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo. Sementara ruas yang ditinjau masih masuk tahap berikutnya.

“Sedangkan jalan yang kita tinjau tadi itu masih dalam tahap ketiga,” jelasnya.

Sementara itu, Staf Bidang Jalan dan Jembatan DPUBMSDA Sidoarjo Robi Haryadi mengungkapkan bahwa total panjang ruas Lingkar Timur mencapai delapan kilometer, dimulai dari pertigaan Candi–Prasung hingga perempatan lampu merah Prasung.

“Lingkar Timur itu 8 kilometer. Itu dari pertigaan Candi-Prasung sampai perempatan Prasung lampu merah,” terangnya.

Menurutnya, kerusakan yang akan ditangani tergolong masif, bahkan diperkirakan terdapat sekitar 1.000 titik lubang di sepanjang ruas tersebut.

“Ya banyak itu, mungkin kalau mengatakan 1.000 lubang. Makanya anggarannya Rp 900 juta itu,” ujarnya.

Anggaran sekitar Rp 900 juta tersebut digunakan untuk pemeliharaan dan penambalan menyeluruh, bukan sekadar menutup lubang secara parsial.

“Tambal sulam, tapi aspalnya nanti lebih banyak. Jadi nggak pas lubangnya aja yang diaspal,” jelasnya.

Untuk lubang berukuran besar, penanganan sementara oleh perusahaan akan menggunakan beton kering agar tidak mengganggu arus lalu lintas terlalu lama.

“Bukan beton basah, beton kering. Jadi beton kering itu bisa 1 jam ya bisa diratakan, dilintangi malah padat seperti itu,” terangnya.

Ia menambahkan, setelah beton kering dipadatkan, bagian atasnya akan dilapisi aspal agar lebih kuat dan rata.

Sementara untuk perbaikan menyeluruh melalui proyek lelang, pihaknya menargetkan pekerjaan bisa mulai dicicil sebelum Lebaran dan dilanjutkan setelahnya.

“Kalau bisa mungkin minggu depan sudah ada pemenangnya. Jadi dikerjakan dua minggu sebelum hari raya dan setelah hari raya seperti itu,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#berlubang #jalan #rusak #Mimik Idayana #Lingkar Timur