RADAR SURABAYA – Penghargaan Coach of the Week kembali diraih pelatih Deltras Sidoarjo, Widodo Cahyono Putro (WCP), pada Gameweek ke-16. Namun, pelatih yang akrab disapa WCP itu menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh tim, bukan prestasi individu semata.
Di bawah komando Widodo, The Lobster tampil konsisten dan impresif. Hasil positif itu mengantarkan Deltras terus menjaga performa di papan klasemen sekaligus mengukuhkan Widodo sebagai salah satu pelatih paling menonjol musim ini.
Baca Juga: Pemain Deltras Sidoarjo Neville Tengeg Jadi Mimpi Buruk PSIS Semarang
Meski demikian, Widodo memilih tetap merendah. Ia menyebut penghargaan yang diraihnya tidak lepas dari kontribusi para pemain, staf pelatih, hingga seluruh elemen tim yang bekerja keras setiap hari.
“Alhamdulillah, puji syukur. Ini bukan karena saya, tetapi karena tim. Semua ini berkat kerja keras pemain dan seluruh elemen yang mendukung Deltras,” ujar Widodo saat ditemui sebelum sesi latihan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (23/1).
Baca Juga: Widodo Cahyono Putro Minta Suporter Kompak Dukung Deltras Sidoarjo Sepanjang Laga
Menurut Widodo, performa positif Deltras lahir dari perubahan mentalitas pemain serta meningkatnya kedisiplinan dalam menerapkan strategi permainan. Ia menilai komitmen pemain untuk menjalankan kesepakatan tim menjadi faktor kunci dalam beberapa laga terakhir.
“Bukan karena saya, tetapi karena kemauan pemain sendiri yang mau mempertahankan apa yang sudah kami sepakati, baik dari sisi mentalitas, psikis, maupun taktikal,” lanjutnya.
Baca Juga: Arema FC Pinjamkan Gelandang Serang ke Deltras Sidoarjo
Kerja keras tersebut terlihat jelas dari produktivitas lini serang Deltras. Dalam tiga pertandingan terakhir, The Lobster mampu mencetak total 10 gol ke gawang lawan. Catatan itu menjadi bukti bahwa kerja tim dan gameplan yang disusun berjalan efektif di lapangan.
“Gameplan-nya jelas dan dijalankan bersama. Dalam tiga pertandingan terakhir kami bisa mencetak 10 gol, itu hasil kerja keras semua,” pungkas Widodo. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista