RADAR SURABAYA - Aliran sungai yang melintas proyek pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Sidoarjo dari Sungai Kedungbanteng menuju laut ditargetkan mulai dibuka pada akhir Januari ini.
Pembukaan aliran sungai diyakini sudah bisa dilakukan setelah pekerjaan struktur utama selesai dan umur beton memenuhi syarat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo Muhammad Makhmud mengatakan, saat ini pekerjaan konstruksi utama rumah pompa sudah tuntas.
“Progres pekerjaan sekitar 67 persen. Saat ini bagian bawah rumah pompa sudah dicor semua, bagian atas juga sudah,” ujar Makhmud kepada Radar Sidoarjo, Kamis (22/1).
Dengan rampungnya pengecoran tersebut, pihaknya menargetkan aliran air sungai bisa segera dibuka. Tinggal menunggu beton mencapai umur yang aman sebelum dialiri air.
“Hanya tinggal menunggu umur beton saja sudah bisa dialiri air. Nanti akhir bulan Januari bisa dialiri air,” jelasnya.
Sebagai informasi, Rumah Pompa Kedungpeluk memiliki peran vital dalam sistem pengendalian banjir di wilayah selatan Sidoarjo. Rumah pompa ini berfungsi mengalirkan air dari Sungai Kedungbanteng menuju Sungai Kedungpeluk, sebelum akhirnya dibuang ke laut.
Proyek strategis senilai lebih dari Rp 7 miliar tersebut semula ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025. Namun, karena belum rampung, operasional rumah pompa sempat tertunda dan berdampak pada penutupan sementara aliran sungai. (dik)
Editor : Vega Dwi Arista