Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Update Terbaru! 19 Jenazah Kembali Ditemukan di Bawah Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, Area Kejadian Disemprot Formula Penetral Bau

Diky Putra Sansiri • Senin, 6 Oktober 2025 | 01:43 WIB
Jenazah yang ditemukan di bawah reruntuhan dievakuasi Tim SAR gabungan untuk dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim, total jenazah yang sudah ditemukan sebanyak 45.
Jenazah yang ditemukan di bawah reruntuhan dievakuasi Tim SAR gabungan untuk dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim, total jenazah yang sudah ditemukan sebanyak 45.

RADAR SURABAYA - Proses evakuasi korban runtuhan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, terus berlangsung intensif hingga Minggu (5/10) sore.

Suara mesin berat dan komando petugas masih terdengar di lokasi kejadian, menandakan bahwa upaya pencarian korban belum berhenti.

Tim SAR gabungan menunjukkan dedikasi tinggi dalam menghadapi medan berat yang dipenuhi puing beton dan baja.

Kasubdit Pengerahan dan Pengendalian Operasi Basarnas, Emi Freezer, menyebut bahwa operasi ini menjadi salah satu yang paling kompleks dalam sepekan terakhir.

Banyak korban tertimbun di bawah material berat, sehingga proses evakuasi harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Tim SAR mengangkat puing satu per satu dan memotong rangka baja secara manual untuk menghindari risiko tambahan.

“Kami harus bekerja ekstra hati-hati karena banyak korban tertimbun material berat di bawah reruntuhan bangunan. Setiap puing kami angkat satu per satu, memotong rangka-rangka baja dengan sangat hati-hati, baru kemudian bisa mengevakuasi korban,” ujar Emi.

Jumlah Korban yang Dievakuasi

Hingga Minggu sore, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 19 jenazah tambahan, sehingga total korban meninggal dunia mencapai 58 orang.

Selain itu, 104 orang dilaporkan selamat, dan dua korban ditemukan dalam bentuk bagian tubuh (body part).

Proses evakuasi berlangsung nyaris tanpa henti sejak tengah malam, dengan rincian waktu evakuasi sebagai berikut:

Korban ke-40 dievakuasi pada pukul 00.13
Korban ke-41 dievakuasi pada pukul 00.29
Korban ke-42 dievakuasi pada pukul 00.50
Korban ke-43 dievakuasi pada pukul 00.52
Korban ke-44 dievakuasi pada pukul 01.34
Korban ke-45 dievakuasi pada pukul 01.41
Korban ke-46 dievakuasi pada pukul 01.46
Korban ke-47 dievakuasi pada pukul 01.53
Korban ke-48 dievakuasi pada pukul 02.37
Korban ke-49 dievakuasi pada pukul 03.00
Korban ke-50 dievakuasi pada pukul 03.24
Korban ke -51 dievakuasi pada pukul 10.52
Korban ke -52 dievakuasi pada pukul 11.45
Korban ke -53 dievakuasi pada pukul 14.25
Korban ke -54 dievakuasi pada pukul 15.02
Korban ke -55 dievakuasi pada pukul 15.15
Korban ke -56 dievakuasi pada pukul 15.28
Korban ke -57 dievakuasi pada pukul 15.40
Korban ke -58 dievakuasi pada pukul 16.03.

Seluruh jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jatim.

Fokus Operasi

Operasi besar ini melibatkan puluhan unsur SAR dari berbagai daerah. Emi Freezer menegaskan bahwa seluruh potensi SAR telah dikerahkan untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di bawah reruntuhan.

Fokus utama saat ini adalah pembersihan material di sektor utara bangunan, area yang disebut tidak terintegrasi dengan struktur utama dan masih berpotensi menyimpan korban.“Semua potensi SAR kami kerahkan penuh,” tegasnya.

Penanganan Bau Menyengat

Di tengah proses evakuasi, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo turut berperan aktif dalam mengatasi bau menyengat yang muncul dari reruntuhan.

Kepala DLHK Sidoarjo, Bahrul Amig, menjelaskan bahwa pihaknya meracik formula organik khusus dari fermentasi buah-buahan, rempah, dan katalis alami untuk menetralisir aroma tak sedap.

Petugas DLHK Sidoarjo menyemprotkan formula penetral bau ke lokasi ambruknya gedung Ponpes Al-Khozini.
Petugas DLHK Sidoarjo menyemprotkan formula penetral bau ke lokasi ambruknya gedung Ponpes Al-Khozini.

“Formula ini ramah lingkungan dan bekerja dengan meredam bau melalui proses oksidasi terhadap material organik,” jelas Amig.

Penyemprotan dilakukan langsung di sekitar lokasi sejak pagi hingga sore. Menurut laporan petugas lapangan, hasilnya cukup efektif dan mampu mengurangi bau menyengat yang sebelumnya membuat tim pembersih merasa pusing.

“Petugas kami, Mamad, melaporkan bahwa dalam hitungan menit bau langsung mereda. Kondisi ini membuat tim lebih nyaman bekerja,” tambahnya.

Dengan dukungan cairan penetral bau dari DLHK Sidoarjo, proses evakuasi di lokasi ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny dapat berjalan lebih lancar dan kondusif.

Bahrul Amig menyebut bahwa formula tersebut diracik sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban dan tim evakuasi.

“Ini panggilan hati untuk saudara-saudara kita yang meninggal syahid. Harapan kami, setidaknya bisa membantu meringankan kondisi tim evakuasi dan keluarga korban di sekitar lokasi,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian dengan fokus pada sektor bangunan yang belum sepenuhnya dibersihkan.

Dukungan lintas instansi dan inovasi lapangan menjadi kunci keberhasilan dalam operasi kemanusiaan ini. (dik/sai/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Musala Ambruk #Ponpes Al Khoziny #DLHK Sidoajro #evakuasi jenazah #ponpes #evakuasi korban #santri #cairan penetral bau #sidoarjo #basarnas