Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Update Terbaru! Evakuasi Korban Ponpes Al-Khoziny Capai 118 Orang, 14 Meninggal Dunia

Nurista Purnamasari • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 13:50 WIB
Petugas sedang menurunkan peti jenazah untuk korban runtuhan bangunan Ponpes Al-Khoziny di halaman kamar jenazah RS Bhayangkara Surabaya HS Samsoeri Mertojoso. 
Petugas sedang menurunkan peti jenazah untuk korban runtuhan bangunan Ponpes Al-Khoziny di halaman kamar jenazah RS Bhayangkara Surabaya HS Samsoeri Mertojoso. 

RADAR SURABAYA - Operasi penyelamatan korban ambruknya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Hingga Jumat (3/10) malam, tercatat sebanyak 118 korban telah berhasil dievakuasi.

Dari jumlah tersebut, 103 orang selamat, 14 meninggal dunia, dan satu orang kembali ke rumah tanpa memerlukan penanganan medis.

“Total korban tercatat sebanyak 167 orang. Sebanyak 49 orang lainnya masih dalam pencarian,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Sabtu (4/10).

Dari korban selamat, 14 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, 89 telah diperbolehkan pulang, dan satu orang dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto.

Proses evakuasi dilakukan selama 24 jam penuh dengan dukungan dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, PMI, Tagana, Pemadam Kebakaran, dan relawan.

Rincian Penemuan Korban dan Strategi Evakuasi

Kasubdit Pengarahan dan Pengendalian Operasi Basarnas, Emi Freezer, menyampaikan bahwa delapan jenazah berhasil ditemukan pada Jumat, termasuk tiga korban yang ditemukan secara beruntun pada pukul 17.15, 17.20, dan 17.30 WIB. Lokasi penemuan berada di sektor A2 dan A3, tepat di lantai dasar bangunan yang runtuh.

“Begitu terlihat korban secara fisik, alat berat dihentikan sementara agar proses evakuasi bisa dilakukan secara manual,” jelas Emi.

Penggunaan alat berat seperti ekskavator dan crane difokuskan untuk membuka akses ke lokasi korban, bukan untuk membersihkan puing secara menyeluruh.

Setelah bagian atas bangunan berhasil dibuka, pencahayaan alami mulai masuk ke area reruntuhan, memudahkan tim melihat keberadaan korban dan mempercepat proses evakuasi.

Tragedi ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo menjadi salah satu bencana kemanusiaan yang menyita perhatian nasional.

Hingga hari kelima, 14 santri dinyatakan meninggal dunia dan puluhan lainnya masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus bekerja dengan sistem rotasi antara manual dan alat berat demi efektivitas dan keselamatan.

Pemerintah dan relawan berharap proses evakuasi segera tuntas agar keluarga korban mendapatkan kepastian dan keadilan. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Musala Ambruk #Ponpes Al Khoziny #tim sar #evakuasi #ponpes #santri #meninggal dunia #sidoarjo