Sidoarjo – Kisah penyelamatan Syailendra Haical, santri yang berhasil keluar hidup-hidup setelah dua hari tertimbun reruntuhan musala Pondok Pesantren Al-Khoziny, menyita perhatian publik. Tak hanya selamat dari musibah, Haikal juga menuai pujian karena mentalnya yang dinilai sangat kuat.
Direktur RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, dr. Antok Irawan, menegaskan bahwa Haikal dan para santri lain menunjukkan ketabahan luar biasa.
"Haikal ini luar biasa, sempat dievakuasi cukup lama tapi komunikasinya lancar, bahkan dia sempat ngobrol banyak dengan kami," ujar dr. Antok di RSUD Sidoarjo.
Menurutnya, kondisi Haikal cukup stabil meskipun proses evakuasi berlangsung panjang dan melelahkan.
"Saya lihat mental anak-anak ini luar biasa. Mereka tetap semangat, bahkan Haikal sudah bisa makan dengan lahap. Ada juga yang terbiasa puasa sehingga makannya sederhana, hanya minta kue," tambahnya.
Hingga kini, Haikal menjalani perawatan intensif disertai pendampingan psikologis, begitu pula sejumlah santri lain yang turut menjadi korban reruntuhan. Tim medis berharap semangat dan daya juang yang ditunjukkan para santri dapat mempercepat proses pemulihan mereka. (jwa/fir)
Editor : M Firman Syah