Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Evakuasi Korban Musala Ambruk di Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Terus Berlangsung, 66 Santri Masih Dicari, Ini Daftarnya

Diky Putra Sansiri • Rabu, 1 Oktober 2025 | 22:05 WIB

GOLDEN PERIOD: Tim SAR gabungan terus melakukan proses pencarian korban tertimbun reruntuhan musala ambruk di Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo .
GOLDEN PERIOD: Tim SAR gabungan terus melakukan proses pencarian korban tertimbun reruntuhan musala ambruk di Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo .

RADAR SURABAYA - Tragedi ambruknya musala tiga lantai di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, masih menyisakan duka mendalam.

Hingga Rabu (1/10), proses evakuasi korban terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dan Basarnas.

Dari total santri yang berada di lokasi saat kejadian, sebanyak 120 orang telah berhasil dievakuasi, sementara 66 santri lainnya masih dalam pencarian di bawah reruntuhan bangunan.

Zona Pencarian dan Tantangan Evakuasi

Kasubdit RPDO Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) Basarnas, Emi Freezer, menjelaskan bahwa tim telah mendeteksi 15 titik lokasi keberadaan korban. Dari jumlah tersebut, delapan titik berstatus zona hitam dan tujuh titik zona merah.

“Tantangannya adalah mengangkat beban beton dan menciptakan celah aman tanpa memperparah kerusakan struktur bangunan yang sudah gagal,” ujar Freezer dalam konferensi pers di Posko Al-Khoziny.

Area pencarian dibagi menjadi tiga zona: A1, A2, dan A3. Di zona A1, tim masih mendeteksi respons dari korban, sehingga penyelamatan dilakukan dengan metode gorong-gorong dari bawah untuk meminimalkan risiko.

Prioritaskan Keselamatan dan Golden Period

Meski seluruh perlengkapan evakuasi telah disiapkan, Basarnas tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Freezer menekankan pentingnya “golden period” atau waktu emas penyelamatan selama 72 jam pertama.

“Setelah 3x24 jam, akan dilakukan asesmen ulang. Jika korban yang sebelumnya responsif berubah tidak responsif, metode penyelamatan akan dikaji ulang bersama keluarga, termasuk kemungkinan penggunaan alat berat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa setiap langkah evakuasi harus mempertimbangkan keselamatan korban dan petugas. “Tidak ada yang lebih berharga dari satu nyawa manusia,” pungkas Freezer.

Korban Jiwa dan Kondisi Terkini

Hingga Rabu pagi, tercatat tiga santri meninggal dunia akibat musibah ini. Mereka adalah:
1.Maulana Alfian Ibrahim (Kali Anyar Kulon, Surabaya)
2.Mochammad Mashudulhaq (Surabaya)
3.Muhammad Soleh (Bangka Belitung)

Mashudulhaq sempat dirawat di RSUD RT Notopuro, namun kondisinya terlalu parah dan tidak tertolong. Muhammad Soleh juga meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif akibat luka serius.

Berikut daftar nama korban yang masih dalam pencarian:
1. Abdul Halim b. Subaidi
2. Abdullah As-syadid b. Sulahak Syafi’i
3. Ach Fathonil Abil Falaf b. H. Mustofa
4. Ach. Haikal Alfath b. Moh. Soleh
5. Ach. Ramzi Fariki b. Moh. Sahri
6. Achmad Alby Fahri b. Moch Nawari
7. Achmad Ghiffary Haekal Nur b. Abdul Aziz
8. Achmad Suwaifi b. Moh. Solehuddin Ab
9. Afifuddin Zarkasi b. Abd. Rahman Qurnadi
10. Ahmad Rijalu Haq b. Sulaiman Makki
11. Ainun Yaqin b. Ma’mun
12. Alfath Cakra Buana b. Abdul Hannan S.pd
13. Arga Witrison b. Agus
14. Arif Afandi b. Ahmad Iksan
15. Daul Milal b. Achmad Rofik
16. Fairuz Shirojuddin b. Sukirman
17. Farhan b. Moh. Sam’an
18. Firman Noor b. Rofiq Akbar
19. Ibnu Fairuz b. Sayyidi Rifai
20. Imam Junaidi b. Hoirussoleh
21. Irham Ghifari b. Moh. Faisol
22. Khafa Ahmad Maulana b. Ali Arifin
23. Khoirul Muttaqin b. Syafrim Toja
24. M Maulidy Hasany Kamil b. H. Ab. Wahed Hasyim
25. M. Ali Rahbini b. Mahrus
26. M. Azam Alby Alfa Himam b. Abd. Kholiq
27. M. Ghifari Chasbi b. A. Muhdlori
28. M. Muhfi Alfian b. Andri Wilis
29. Moch Adam Fidiansyah b. Widi Hidayat
30. Moch. Ali Sirojuddin b. Moch Ma’uf
31. Moch. Defa Sharifuddin b. Hudlori
32. Mochammad Haikal Ridwan b. Imron
33. Moh. Alfin Mutawakkil Allahillah b. Abdul Wachid, M.ag.
34. Moh. Dafin b. Hoiri
35. Moh. Rizki Maulana Saputra b. Moh. Arifudin Wibowo
36. Moh. Royhan Mustafa b. Moh Syukur
37. Moh. Toni Afandi b. Moh. Halil
38. Moh. Ubaidillah b. Moh. Bahri
39. Mohamad Azis Pratama Yudistira b. Walyudi
40. Mohammad Abdul Rohman Nafis b. Juwari
41. Mohammad Fajri Ali b. Moh. Ali
42. Muhammad Anas Fahmi b. Saputro
43. Muhammad Azam Habibi b. Lutfi Andik
44. Muhammad Ikill Ibrohim Al Aqil b. Ainun Naim Ibysa
45. Muhammad Nasi Hudin b. Safa’i
46. Muhammad Raihan Jamil b. Abdullah
47. Muhammad Reza Syfai Akbar b. Muhammad Sai
48. Muhammad Ridwan Sahari b. Abd. Sakkar
49. Muhammad Ubaydillah b. M. Moslehuddin
50. Muhammad Wahyudi b. Samsul Hadi
51. Nuruddin b. Moh Sobir
52. Rah Catur Okta Mulya Pamungkas b. Muhyono
53. Raihan Rafa Aldiyansyah b. Moh. Tollip
54. Safiuddin b. Sapa’i
55. Sholihan b. Moh. Syamsul Arifin
56. Sulaiman Hadi b. Achmad Rosyid
57. Syaifur Rosi Abdillah b. Idrus
58. Syamsul Arifin b. Adnan Sholeh
59. Syehlendra Haical Raka Aditya b. Abdul Hawi
60. Taufan Saputra Dewa b. Mastuki
61. Ubay Dinhai Azkal Askia b. Muhyidin
62. Virgawan Narendra Sugiarto b. Sugiarto
63. Wasiur Rohip b. Moh. Sarip
64. Zaky b. Yusuf
65. Abdul Fattah b. Suhaimi, S.Ag
66. Moch. Agus Ubaidillah b. Achmad Faiq

Proses evakuasi korban musala ambruk di Ponpes Al-Khoziny masih berlangsung dengan penuh kehati-hatian.

Basarnas dan tim SAR gabungan terus berupaya menyelamatkan santri yang masih tertimbun reruntuhan.

Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan bangunan di lingkungan pendidikan, khususnya pondok pesantren. (dik/sai/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Musala Ambruk #Ponpes Al Khoziny #tim sar #buduran #ponpes #golden period #santri #sidoarjo