SIDOARJO - Era globalisasi menuntut persaingan yang semakin ketat dalam hal apapun. Semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang keberadaannya tidak dapat dihindari oleh siapapun, mengakibatkan adanya perubahan dan tuntutan baru dalam masyarakat.
Dunia kerja tidak hanya memilih calon pekerja yang cakap dalam kemampuan akademik (hard skills), tetapi juga sangat memperhatikan nilai-nilai kecakapan lain di antaranya kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, disiplin, komitmen, rasa percaya diri, etika, kerja sama, kreativitas, komunikasi, dan kepemimpinan (soft skills).
Memiliki kemampuan hard skills yang tinggi tetapi tidak disertai dengan soft skills yang baik, akan menghasilkan sumber daya manusia dengan keterampilan kurang maksimal. Dengan adanya persaingan yang semakin ketat, dunia kerja pun berusaha untuk dapat bersaing salah satunya dengan meningkatkan mutu atau kualitas tidak hanya produk tetapi juga dalam hal pelayanan konsumen.
Kondisi di lapangan menunjukkan dunia industri di Indonesia saat ini mengutamakan pada aspek soft skills seperti kejujuran, kedisiplinan, komunikasi, inisiatif dan kerja sama tim. Di masyarakat, tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skills), tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain atau yang disebut sebagai soft skills.
SMK Muhammadiyah 2 Taman dalam menyikapi apa yang terjadi di pasar global saat ini memiliki strategi integrasi soft skills dalam pembelajaran kompetensi keahlian. Caranya dengan bergabung mengikuti pelatihan dari Yayasan Sayangi Tunas Cilik sebagai mitra dari Save The Children. Kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh Rachmat Susilo, S.Pd selaku Kepala SMK Muhammadiyah 2 Taman.
Yayasan Sayangi Tunas Cilik di Bandung sebagai lembaga yang fokus terhadap anak mitra dari Save The Children menggelar Program Pelatihan Kesiapan Kerja Bimbingan Karir di SMK Muhammadiyah 2 Taman. Dimana SMK Muhamadiyah 2 Taman memiliki kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Pemesinan (TPM), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) serta Teknik Informasi dan Komunikasi ( MULTIMEDIA)
“Dalam program pelatihan kesiapan kerja ini, siswa diajak untuk mengenal diri dan percaya diri, visi dan goal setting, menunda kesenangan, mengelola stres, berfikir kritis, empati dan proaktif, mendengar aktif, menghargai, kerja sama dan mampu menyelesaikan konflik,” kata Kepala SMK Muhammadiyah 2 Taman, Rachmat Susilo, S.Pd.
Selain itu, program yang diikuti seluruh siswa Kelas XII ini untuk menuju soft skills yang dapat diperhitungkan di dunia industri. Program bimbingan karir yang diberikan kepada siswa meliputi mengenali potensi diri, mengenal dunia kerja, mencari kerja dan sukses berkarir.
“Dengan mengikuti program pelatihan yang diselenggarakan oleh SMK Muhammadiyah 2 Taman, maka siswa yang bersekolah di SMK Muhammadiyah 2 Taman diharapkan akan memiliki nilai tambah dalam hal kesiapan mental dalam bekerja dan bagaimana mencari kerja yang sesuai dengan bakat dan potensi diri masing-masing siswa,” paparnya. (*)
Editor : Administrator