Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Travel Diminta Informasikan Kebijakan Arab Saudi

Administrator • Sabtu, 29 Februari 2020 | 00:22 WIB
Travel Diminta Informasikan Kebijakan Arab Saudi
Travel Diminta Informasikan Kebijakan Arab Saudi



SIDOARJO-Harap-harap cemas sedang dialami sejumlah masyarakat yang hendak menunaikan ibadah umrah. Pasalnya, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengeluarkan menghentikan sementara warga negara asing masuk ke wilayah Arab Saudi, mulai  Kamis (27/2).


Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Rohmat Nasrudin mengakui, pihaknya telah mendengar kabar tersebut. Dari informasi yang diterima, sejumlah jamaah umrah yang terlanjur berangkat harus pulang. Sayangnya, hingga siang kemarin, pihaknya belum menerima surat edaran resmi dari pusat. “Kalau surat resmi belum ada, kita hanya terima rilis dari kedutaan,” katanya kepada Radar Sidoarjo.


Nasrudin memperkirakan pemerintah bakal segera mengeluarkan surat edaran resmi terkait hal itu. Menurutnya, larangan Arab Saudi itu bukan tanpa alasan. Hal itu menyangkut dugaan menyebarnya virus corona ke lima benua. Sehingga larangan tersebut dikeluarkan Arab Saudi.


Kendati demikian, pihaknya belum mendapatkan informasi berapa jamaah umrah dari Sidoarjo. Sebab masalah umrah adalah kewenangan travel. Sehingga mereka tak harus berkoordinasi dengan Kemenag Sidoarjo. Sebab sistem pelaporannya langsung ke pusat. “Namanya Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh, Red),” ujarnya.


Di sisi lain, pembinaan sejumlah travel umrah merupakan kewenangan Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. Namun demikian, menyangkut polemik itu, pihaknya berkewajiban untuk menginformasikan kepada kelompok bimbingan haji dan umrah serta travel agar menyampaikan kepada jamaahnya.


“Khusunya menyangkut kebijakan Arab Saudi tersebut, dan itu untuk kebaikan bersama terkait upaya meminimalisir penyebaran virus corona,” paparnya.


Di sisi lain, KBRI Riyadh sendiri terus berkoordinasi dengan Kemenlu dan Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi. Terutama untuk memastikan teknis dari kebijakan penghentian sementara masuknya jamaah umrah ke Arab Saudi. “Dan penerapannya terus dievaluasi oleh lembaga kompeten terkait,” paparnya. (far/vga) 


Editor : Administrator
#arab saudi