SIDOARJO-Revitalisasi kawasan Tanggulangin menjadi fokus perhatian. Pembangunan akses jalan masuk menuju sentra industri kulit itu sudah tuntas akhir tahun lalu. Pembangunan taman budaya yang direncakanan menjadi pusat wisata baru di kawasan Tanggulangin selain wisata belanja di koperasi Intako juga telah terbangun.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sidoarjo, Tjarda menyampaikan, revitalisasi untuk kawasan Tanggulangin dianggarkan Rp 3 miliar tahun ini. Digunakan untuk pemenuhan fasilitas pendukung taman budaya tersebut. Seperti ruang pamer dan rak-rak kaca. Tujuannya apa? Membangkitakan kembali kejayaan Tanggulangin. “Omzet Tanggulangn masih bagus,” katanya.
Tjarda mengatakan, omzet tersebut datang dari pesanan konsumen langganan Tanggulangin. Meskipun secara kasat mata, saat ini Tanggulangin terlihat sepi. Tapi geliat ekonominya masih potensial. “Harapan saya tahun ini revitalisasi tuntas,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Tjarda menjelaskan, sudah ada 20 pengusaha kerajinan kulit yang mendapat rekomendasi dari Kementerian Perdagangan. “Nanti akan kita temukan dengan buyer. Jadi produknya sudah oke untuk pemasaran. Harapan saya bisa mandampingi. Produk kita sudah diterima di Milan, Italia,” jelasnya. (rpp/vga)
Editor : Administrator