SIDOARJO – Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) 3 Malang Jawa Timur melakukan koordinasi angkutan lebaran tahun 2019, di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Rabu (8/5). Koordinasi tersebut melibatkan beberapa instansi Kabupaten/Kota yang masuk ke dalam Bakorwil 3. Yakni Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten dan Kota Malang, Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kota Blitar serta Kota Batu.
Kepala Bakorwil 3 Malang Benny Sampirwanto mengatakan, koordinasi itu dilakukan untuk membantu pemerintah provinsi dalam melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap pemerintah kabupaten dan kota. “Kita ingin ketika hari raya itu lancar, makanya kita cek kesiapannya,” katanya.
Sementara itu, perwakilan dari Pertamina, Luthfi mengatakan, untuk persediaan bahan bakar kendaraan, pertamia telah melakukan atisipasi melalui beberacara. Salah satunya melalui pembangunan SPBU di beberapa titik di Jawa Timur. Di antaranya di ruas tol Surabaya-Gempol di kilometer 25-26. “Jadi enggak usah khawatir tidak ada BBM,” terangnya.
Selain itu, Luthfi mengatakan, proyeksi konsumsi BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) mengalami kenaikan penjualan sebesar 10,5 persen. Namun begitu, pertamina akan mengoperasikan 8 SPBU di jalur Tol Surabaya-Ngawi.
Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan, di Sidoarjo untuk angkutan lebaran gratis sudah direncanakan sebanyak 35 armada bus. “Sekitar 1900 penumpang,” ujarnya.
Dari 1900 penumpang untuk 35 armada bus itu, hingga saat ini sudah ada sekitar 800 pendaftar. Pria yang kerap disapa Cak Nur itu berharap, nantinya warga dapat menikmati fasilitas itu ketika hendak mudik ke kampung halaman masing-masing.
Selain angkutan lebaran, Cak Nur mengatakan provinsi juga sudah menyiapkan angkutan truk. Truk itu digunakan sebagai armada pengangkut motor para pemudik. Sehingga pemudik tidak perlu repot membawa kendaraannya ke kampung halaman. “Jadi lebih baik sepeda motornya ditaruh di atas motor,” katanya. (far/nug)
Editor : Administrator