SIDOARJO - Asosiasi Pengusaha Rent Car Daerah (Asperda) Indonesia menggelar rapat pimpinan nasional (rapimnas) tahun 2019 bertempat di salah satu hotel di Kabupaten Sidoarjo, Jumat (22/3) pagi.
Rapat ini digelar untuk membahas serta mengantisipasi risiko yang rentan berdampak buruk pada bisnis rental mobil yang marak terjadi. Selain karena harga bahan bakar fluktuatif (naik-turun) yang mengharuskan menaikturunkan tarif sewa, risiko lain seperti pencurian dengan modus meminjam mobil menjadi perhatian serius Asperda.
Kebanyakan para pelaku kejahatan bersikap seolah sebagai penyewa, tentu harus bisa diminimalisir sehingga dapat mencegah agar tidak ada korban lagi.
Ketua Umum Asperda Indonesia, Hermawan Jeffrivan menuturkan, dalam mengantisipasi maraknya pencurian mobil rental dengan modus berpura-pura menyewa mobil menggunakan identitas palsu, maka Asperda Indonesia akan melakukan kerja sama dengan aparat penegak hukum.
Di samping itu, Asperda juga telah menjalin hubungan baik dengan dinas perhubungan pusat maupun daerah, hingga dinas terkait dalam masalah perizinan dan pendampingan.
Harapan ke depan, Asperda Indonesia berencana akan menggunakan kembali aplikasi data base dengan cara menerapkan tata cara syarat utama peminjaman mobil rental melalui KTP elektronik.
Cara tersebut dirasa sangat aman dan lebih efektif. Karena melalui data base KTP elektronik akan bisa dicocokkan secara mudah lewat aplikasi. Selain itu jaringan Asperda sudah tidak asing bagi masyarakat umum serta sudah mempunyai ikatan kuat di seluruh Indonesia.
Tersedia berbagai mobil mewah hingga sedang yang dapat dijangkau oleh banyak kalangan masyarakat.
Pengecekan mobil melalui servis resmi gencar dilakukan, juga terdapat sopir yang sudah berpengalaman di segala kota. "Marilah bergabung bersama kami, Asperda Indonesia aman serta nyaman menjadi prioritas pengusaha rental," katanya.
Ketua DPD Asperda Tingkat 1 Jawa Timur, Junaedi menambahkan, seluruh anggota Asperda harus saling membantu, bersatu padu, saling mengisi sehingga mampu melawan hal buruk yang mungkin terjadi pada bisnis rental mobil. (san/jay)
Editor : Administrator