SIDOARJO - Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk menata fasilitas umum (fasum) milik perumahan Taman Pinang Indah (TPI) dan Gading Fajar belum bisa terlaksana. Padahal, jalan perumahan tersebut akan dijadikan akses alternatif penghubung ke Tanggulangin. Hingga saat ini pengambilalihan fasum masih dalam proses.
Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Subandi mengatakan, sejumlah investor perumahan sudah melirik kawasan itu. Rencananya akan ada pembangunan hunian baru dengan konsep apartemen. Sedangkan untuk akses alternatif, pemkab akan membangun jalan lingkar barat. Dari Desa Sumokali hingga Ketapang sepanjang 1,1 km.
Selain itu, kawasan TPI dan Gading Fajar selama ini tidak ada perawatan dan penataan. Akibatnya terlihat kumuh. Baik dari lahan hijau maupun banyaknya reklame yang dipasang. "Bahkan, pajaknya tidak masuk ke pemkab," katanya, Senin (26/11).
Belum lagi banyaknya PKL yang ada di sepanjang jalan tersebut. Meski sudah ditata, masih banyak yang kembali. Untuk mewujudkan megaproyek itu, pemkab harus mengambil alih fasum TPI dan Gading Fajar. Subandi menjelaskan, saat ini sudah masuk tahap akhir pengambil alihan. "Tinggal menunggu Pak Bupati," jelasnya.
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Sidoarjo Juana Sari mengatakan, proses pengambilan alihan fasum harus berjalan tahun ini. Sehingga tahun depan, pembangunan berjalan.
Dia mengatakan, Komisi C sudah mengantongi fasum perumahan yang ditelantarkan pengembang. Jumlahnya lebih dari 10 perumahan. "Pemkab harus segera mengambil alih fasum yang ditelantarkan pengembang," ucapnya. (nis/rek)
Editor : Administrator