Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sedimentasi Tinggi, Lumpur Lapindo Meluap

Lambertus Hurek • Sabtu, 7 Juli 2018 | 13:58 WIB
Sedimentasi Tinggi, Lumpur Lapindo Meluap
Sedimentasi Tinggi, Lumpur Lapindo Meluap


Saluran irigasi Desa Glagaharum, Kecamatan Porong, Kamis (5/7), tampak keruh disertai bau yang tidak sedap. Rupanya saluran tersebut sudah tercampur lumpur. Akibatnya, banyak ikan yang mati.


Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) langsung turun dan mengecek ke lapangan. Hasilnya memang air sudah bercampur dengan lumpur. "Ada rembesan sedikit dari kanal," ujar Humas PPLS Hengki Listria Adi.


Tidak berhenti di situ. Hengki terus menelusuri apakah ada rembesan di titik lain. Usai penelusuran, PPLS menggelar rapat untuk mencari penyebab cairan lumpur yang masuk ke saluran irigasi. 


Dari rapat tersebut, Hengki menjelaskan bahwa saluran kanal di kaki tanggul beberapa hari lalu sempat meluber. Sebab, saluran yang lebarnya sepuluh meter itu tidak mampu menampung air bercampur lumpur. Sehingga cairan tersebut tumpah ke saluran irigasi. "Penyebabnya karena sedimentasi," jelasnya. 


Dari luberan lumpur tersebut, ada dua saluran irigasi yang terdampak. Yakni saluran irigasi di Desa Glagaharum dan Desa Penatarsewu, Kecamatan Tanggulangin.  


Ada dua solusi untuk mengatasi limpahan air lumpur tersebut. Pertama, dengan menutup rembesan di kanal Glagaharum. Saat ini lubang ditutup dengan menggunakan tanah dan pasir. 


Solusi kedua, dengan menormalisasi kanal. Hengki mengatakan, sebenarnya PPLS rutin melakukan pengerukan. Awal tahun ini, pekerjaan itu sudah berjalan. Namun, selang enam bulan, endapan kembali menumpuk. "Kami akan  normalisasi mulai Glagaharum hingga Gempolsari," pungkasnya. (nis/rek)


Editor : Lambertus Hurek