Keberadaan toko-toko di Sidoarjo terus bertambah. Terutama di Jalan Gajah Mada dan Jalan Pahlawan. Selain bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, keberadaan toko tersebut juga bisa menimbulkan kemacetan. Jika toko tersebut tidak menyediakan lahan parkir. Kendaraan yang datang parkir di tepi jalan.
Kepala Seksi Pengembangan Sarpras Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo Rizal Asnan menjelaskan, untuk mengatasi hal tersebut pihaknya sudah mengusulkan pembangunan kantong parkir. Namun rencana ini masih menjadi persoalan. Keterbatasan tanah membuat pemkab kesulitan menyediakan fasilitas tersebut. "Sementara solusinya masih menggunakan parkir di bahu jalan," katanya, Kamis (31/5).
Di tengah keterbatasan lahan, parkir tepi jalan memang menjadi solusi. Namun, pemkab harus berhitung dengan waktu. Sebab, jumlah kendaraan di Sidoarjo terus meningkat.
Meski begitu, Rizal menyebutkan bahwa pihaknya tetap berupaya membangun kantong parkir. Bulan lalu pihaknya turun ke Jalan Pahlawan dan Gajah Mada untuk mencari lahan kosong yang bisa dibangun kantong parkir.
Hasilnya, dishub sudah mendapatkan dua lahan yang bakal dibangun kantong parkir. Di Jalan Gajah Mada, lokasinya di ujung sebelah barat. Berdekatan dengan tikungan yang mengarah ke Jalan KH Mukmin. Tanah tersebut luasnya berkisar 100 meter persegi.
Sedangkan di Jalan Pahlawan, kantong parkir nantinya dibangun di Jalan Teuku Umar. Tepatnya di sisi timur. Sama seperti di Jalan Gajah Mada, Luas lahan berkisar 100 meter persegi.
Rizal menuturkan, dua lahan itu masih digunakan pemiliknya. Akhir tahun ini, Dishub akan melakukan pembebasan lahan. Dana pembebasan lahan diajukan dalam PAK. "Kebutuhan anggaran masih kami hitung," pungkasnya. (nis/rek)
Editor : Lambertus Hurek