Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dishub Obrak Parkir di Trotoar

Lambertus Hurek • Sabtu, 31 Maret 2018 | 02:58 WIB
Dishub Obrak Parkir di Trotoar
Dishub Obrak Parkir di Trotoar

Penerapan sanksi tilang bagi pengendara yang parkir di trotoar Jalan Gajah Mada tampaknya masih dihiraukan oleh pengendara. Sebab hingga saat ini masih banyak kendaraan yang tetap saja memarkir kendaraannya di tempat yang harusnya dipakai para pejalan kaki itu.
Seperti yang terlihat pada Kamis (29/3) sore. Ada beberapa pengendara memarkir kendaraannya di trotoar, terutama di sisi barat jalan raya. Melihat hal tersebut, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) langsung mengobraknya. Pengendara itu dihampiri dan memintanya untuk parkir di tempat yang disediakan, yakni di sisi timur jalan raya.
Kepala UPT Parkir Dishub Sidoarjo Feri mengatakan hingga saat ini pihaknya memang belum menerapkan sanksi tilang bagi pengendara yang parkir seenaknya itu. Namun baik petugas Dishub dan kepolisian mengimbau kepada pengendara agar tidak mengulangi lagi hal itu.
"Jadi belum ada penindakan, masih tahap imbauan," katanya.
Hanya saja, langkah ini berbeda dengan juru parkir (jukir) yang ketahuan menarik atau memungut uang retribusi dari pengendara. Menurut laporan dari masyarakat, ada salah satu jukir di Jalan Gajah Mada yang memungut uang parkir. Dishub pun segera menindaklanjuti laporan tersebut.
Jukir yang dimaksud langsung dipanggil ke kantor Dishub untuk diberi peringatan namun sifatnya pembinaan. “Jukir tersebut juga diminta untuk menulis surat pernyataan yang bermeterai untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama,” terangnya.
Menurut Feri, jika ada laporan dari masyarakat lagi, sanksi yang diberikan akan lebih tegas. Mulai dari Surat Peringatan (SP) ke 1 hingga ke 3. "Kalau masih diulangi akan dilakukan pemutusan hubungan kerja," tegasnya.
Feri mengapresiasi langkah pengendara yang melaporkan jukir tersebut ke Dishub. Dengan begitu, Dishub bisa memberikan pembinaan kepada jukir. Sebab selama ini pengendara banyak yang takut melapor dan justru memilih untuk membayar retribusi parkir. (nis/jee)

Editor : Lambertus Hurek
#parkir sidoarjo