Rencana Pemkab Sidoarjo memasang Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah jalan protokol akan segera terlaksana. CCTV yang dipasang ini bertujuan untuk memantau kondisi jalan agar segera diketahui jika ada kemacetan dan pemkab segera bertindak cepat menurunkan petugas untuk mengurai kemacetan itu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo Asrofi menjelaskan kemacetan menjadi satu permasalahan di Kota Delta. Menurutnya, ada beberapa titik yang menjadi langganan macet. Misalnya, di tengah kota ada di Jalan Pahwalan, Diponegoro, Majapahit, dan Jenggolo. Sedangkan titik kepadatan di luar kota yakni di Jalan Raya Waru-Buduran serta di persimpangan lima Krian.
“Untuk itu Dishub segera memasang CCTV itu sebagai solusi mengatasi kepadatan kendaraan,” katanya.
Diungkapkan, kemacetan bakal diurai dengan penggunaan teknologi. Pihaknya akan memasang CCTV di tiap perempatan jalan. Namun sementara ini rencananya ada delapan titik perempatan yang dipasang CCTV. Yakni Jalan Cokronegoro, Sultan Agung, Gajah Mada, Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Jalan Sruni, Jalan LingkarTimur, persimpangan lima Krian, dan perempatan Pilang di Wonoayu.
Dijelaskan, CCTV juga akan berfungsi sebagai keamanan. Karena itu CCTV tersebut tersambung dengan Polresta Sidoarjo dan Pendapa Delta Wibawa. “Sehingga Bupati dan Kapolresta bisa memantau secara langsung kepadatan dan keamanan di Sidoarjo,” terangnya.
Selain CCTV, Dishub juga memasang alat tiga Area Traffic Control System (ATCS). Fungsinya mengatur tempo waktu lampu lalu lintas sehingga tidak terjadi antrean panjang kendaraan di perempatan jalan.
Saat ini pemkab sudah memiliki satu ATCS. Alat itu dipasang di lampu lalu lintas perempatan alun-alun Sidoarjo. Ke depan, penambahan ATCS itu akan dipasang di jalan Jenggolo, KH Mukmin serta di Jalan Pagerwojo. (nis/jee)
Editor : Lambertus Hurek