Liga Champions: Arsenal Hajar Lille 3-0, Eze dan Timber Jadi Bintang

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 04:41 WIB
Arsenal akhirnya meraih kemenangan meyakinkan lainnya di Liga Champions di Stadion Emirates.(SI.com/David Price/Arsenal FC/Getty Images)
Arsenal akhirnya meraih kemenangan meyakinkan lainnya di Liga Champions di Stadion Emirates.(SI.com/David Price/Arsenal FC/Getty Images)

RADAR SURABAYA– Arsenal mengalahkan Lille dengan skor 3-0 dalam lanjutan fase liga Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu dini hari WIB.

Jurriean Timber, Eberechi Eze, dan Bukayo Saka menjadi pencetak gol yang memastikan kemenangan The Gunners setelah sempat kesulitan menembus pertahanan tim tamu.

Kemenangan ini memperpanjang catatan impresif Arsenal menjadi 14 kemenangan beruntun dalam pertandingan fase liga Liga Champions.

Hasil positif tersebut juga menjaga peluang tim asuhan Mikel Arteta untuk finis di delapan besar klasemen dan menghindari dua pertandingan tambahan pada awal tahun depan.

Arsenal tidak langsung tampil dominan meski bermain di hadapan pendukung sendiri. Lille mampu meredam tekanan tuan rumah selama sekitar satu jam pertandingan melalui organisasi pertahanan yang disiplin dan pendekatan permainan yang efektif.

Arsenal juga belum menunjukkan ketajaman maksimal pada babak pertama. Sejumlah pemain pelapis yang dipercaya menjadi starter kesulitan membangun serangan secara konsisten.

Baca Juga: Babak Baru Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi, UPN Veteran Jatim Panggil Terduga Dosen

Kebuntuan akhirnya pecah ketika Jurrien Timber mencetak gol pembuka. Bek asal Belanda tersebut tampil agresif dalam membantu serangan dan menyelesaikan peluang dengan baik untuk membawa Arsenal unggul.

Gol itu mengubah jalannya pertandingan. Lille mulai kehilangan kenyamanan dalam bertahan, sementara Arsenal semakin leluasa mengeksploitasi ruang di lini belakang lawan.

Mikel Arteta kemudian memasukkan Bukayo Saka dan Martin Odegaard pada menit ke-63. Pergantian tersebut langsung memberikan dampak positif terhadap permainan Arsenal.

Eberechi Eze menggandakan keunggulan tuan rumah setelah menerima umpan dari Saka.

Pemain sayap Arsenal itu sebelumnya sempat kesulitan menemukan ritme permainan, tetapi mampu menunjukkan kualitasnya ketika mendapat ruang di area pertahanan Lille.

Saka kemudian mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan kemenangan Arsenal 3-0.

 Masuknya Kai Havertz juga membuat tekanan terhadap pertahanan Lille semakin efektif.

Eberechi Eze Raih Rating Tertinggi

Eberechi Eze mendapatkan rating 8,7 berdasarkan penilaian FotMob. Ia menjadi pemain dengan nilai tertinggi dalam pertandingan tersebut, diikuti Timber yang memperoleh rating 8,6.

Baca Juga: Dindik Jatim Buka Seleksi Dewan Pendidikan Periode 2027-2032, 45 Calon Telah Mendaftar

Timber layak mendapat perhatian berkat kontribusinya dalam dua aspek permainan.

Selain mencetak gol pembuka, ia aktif membantu serangan dari sisi kanan dan memberikan tekanan kepada pertahanan Lille.

Bruno Guimaraes juga tampil menonjol dengan rating 8,2. Gelandang tersebut terus berusaha membuka ruang, mengalirkan bola, dan melepaskan sejumlah tembakan ke arah gawang.

Sementara itu, Bukayo Saka mendapatkan rating 8,0 meski baru masuk pada babak kedua. Ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga memberikan assist untuk gol Eze.

Di sisi lain, Viktor Gyokeres menjadi salah satu pemain Arsenal yang mendapat sorotan. Penyerang asal Swedia itu hanya memperoleh rating 6,5 setelah kesulitan menciptakan ancaman sebelum digantikan Kai Havertz pada menit ke-63.

Penampilan Mikel Merino juga belum meyakinkan. Gelandang asal Spanyol tersebut mendapat rating 6,6 dan dinilai belum mampu menjaga aliran serangan Arsenal seperti yang biasa dilakukan Martin Odegaard.

 Statistik Arsenal Lebih Unggul dari Lille

Dominasi Arsenal terlihat dari statistik pertandingan. The Gunners mencatatkan penguasaan bola 58 persen, berbanding 42 persen milik Lille.

Arsenal juga melepaskan 16 tembakan, dengan delapan di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Lille hanya menghasilkan empat tembakan dan tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.

Baca Juga: Baca Selera Pasar Lewat Inovasi Genji Pie dan Bistar

Dari sisi expected goals (xG), Arsenal membukukan angka 1,85, sedangkan Lille hanya 0,38. Statistik tersebut menggambarkan keunggulan tuan rumah dalam menciptakan peluang berbahaya.

Arsenal juga mencatatkan akurasi operan 90 persen, lebih tinggi dibandingkan Lille yang mencapai 85 persen.

 Namun, efektivitas bola mati masih perlu diperbaiki. Dari tujuh tendangan sudut, Arsenal hanya menghasilkan xG sebesar 0,03 melalui situasi tersebut.

Kemenangan tanpa kebobolan ini menjadi modal penting bagi Arsenal dalam menjaga konsistensi di Liga Champions.

Meski demikian, Arteta masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan kualitas permainan sejak awal pertandingan, terutama ketika menurunkan pemain pelapis.

Dengan kontribusi pemain pengganti yang terbukti menentukan, Arsenal menunjukkan kedalaman skuad yang dapat menjadi modal penting dalam persaingan menuju fase gugur Liga Champions.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : SI.com
arsenal vs lille Arsenal Eberechi Eze Liga Champions Jurrien Timber