RADAR SURABAYA – Liverpool mendapat kabar kurang mengenakkan dari jeda internasional.
Dua pemain andalannya, Alexander Isak dan Cody Gakpo, mengalami masalah cedera saat menjalani tugas bersama tim nasional masing-masing.
Isak lebih dulu harus meninggalkan pemusatan latihan timnas Swedia setelah mengalami masalah ringan pada paha.
Sementara itu, Gakpo terpaksa ditarik keluar saat Belanda menghadapi Serbia karena mengalami masalah pada pergelangan kaki kiri.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Liverpool mengingat keduanya tengah memiliki peran penting pada awal musim 2026/2027.
Baca Juga: Jurgen Klopp Dipermalukan Yunani, Schweinsteiger Sebut Jerman Tim Rata-Rata
Isak tampil impresif bersama Liverpool setelah mencetak empat gol dalam lima pertandingan Liga Inggris. Catatan tersebut menjadi awal musim terbaiknya sepanjang karier.
Penyerang 27 tahun itu mencetak gol dalam hasil imbang 2-2 melawan Nottingham Forest.
Isak kemudian memborong dua gol saat Liverpool menang 2-0 atas Ipswich Town sebelum mencetak gol kemenangan ketika menghadapi Bournemouth.
Namun, perjalanan Isak bersama Swedia harus terhenti lebih cepat. Dia mencetak gol ketika Swedia menang 2-1 atas Rumania, Jumat (25/9).
Pelatih Swedia Graham Potter kemudian mengonfirmasi bahwa Isak mengalami masalah ringan pada paha.
“Isak mengalami masalah ringan pada paha. Ini bukan sesuatu yang serius, tetapi karena banyaknya pertandingan dalam waktu singkat, dia tidak bisa ambil bagian,” kata Potter.
Isak juga sempat terlihat mengalami pendarahan setelah mendapat tekel keras. Potter menyebut benturan tersebut cukup berat, tetapi kondisi Isak kemudian membaik.
“Bagi mereka yang pernah bermain sepak bola, mungkin tahu bahwa rasa sakit membutuhkan beberapa menit untuk mereda. Namun, setelah itu dia baik-baik saja,” ujarnya.
Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Temukan dan Bongkar Penyalur ART Nakal di Surabaya
Liverpool selanjutnya mendapat kabar mengenai Gakpo. Pemain asal Belanda itu mengalami masalah pada pergelangan kaki kirinya ketika pertandingan melawan Serbia baru berjalan 17 menit.
Gakpo terlihat kesakitan sebelum akhirnya meninggalkan lapangan. Kondisinya kini menjadi perhatian Liverpool karena dia juga menjadi bagian penting dalam lini serang.
Musim ini, Gakpo telah mencetak dua gol di Liga Inggris. Performa tersebut datang setelah masa depannya sempat menjadi sorotan karena adanya kabar kepindahan ke Manchester City sebelum bursa transfer ditutup.
Riwayat Cedera Isak
Cedera Isak menjadi perhatian tersendiri karena penyerang tersebut sebelumnya memiliki riwayat masalah kebugaran.
Dia sempat absen dalam 30 pertandingan untuk klub dan timnas akibat berbagai cedera.
Salah satu yang terparah terjadi ketika Isak mengalami patah kaki setelah mendapat tekel keras dari bek Tottenham Hotspur, Micky van de Ven, pada Desember.
Cedera tersebut membuat Isak baru kembali bermain pada April. Kondisi itu turut memengaruhi musim debutnya bersama Liverpool setelah didatangkan dari Newcastle United.
Saat itu, Isak hanya mencetak empat gol di semua kompetisi.
Kini, Isak mulai menunjukkan performa terbaiknya. Selain produktif mencetak gol, pelatih Liverpool Andoni Iraola juga meminta sang penyerang meningkatkan kontribusinya dalam pressing.
Iraola bahkan menggunakan rekaman permainan Lewis Koumas sebagai contoh pergerakan tanpa bola untuk Isak.
Isak pun mengakui pentingnya aspek tersebut. Dalam wawancara dengan BBC Sport, dia menyebut kemampuan bertahan sebagai “senjata menyerang”.
Dengan jadwal pertandingan yang padat, Liverpool kini harus menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut terhadap Isak dan Gakpo.
Kondisi kedua pemain tersebut akan menentukan kesiapan mereka untuk kembali memperkuat The Reds setelah jeda internasional.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : Dailymail.co.uk