Jurgen Klopp Dipermalukan Yunani, Schweinsteiger Sebut Jerman Tim Rata-Rata

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 06:04 WIB
Jurgen Klopp dibikin malu Yunani di kandang sendiri. (Dailymail)
Jurgen Klopp dibikin malu Yunani di kandang sendiri. (Dailymail)

RADAR SURABAYA – Debut kandang Jurgen Klopp sebagai pelatih Timnas Jerman berakhir mengecewakan.

Jerman secara mengejutkan kalah 0-1 dari Yunani dalam lanjutan Nations League di Augsburg, Senin (28/9) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut semakin menjadi sorotan karena menjadi hasil negatif pertama Jerman saat menghadapi Yunani.

Gol Dimitrios Kourbelis pada menit ke-74 memastikan Yunani mencatat kemenangan bersejarah atas Der Panzer.

Bagi Klopp, hasil tersebut membuatnya belum mampu meraih kemenangan dalam dua pertandingan pertamanya sebagai pelatih Jerman.

Sebelumnya, Jerman bermain imbang 1-1 melawan Belanda pada pertandingan pertama Klopp setelah kembali ke pinggir lapangan.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Temukan dan Bongkar Penyalur ART Nakal di Surabaya

Mantan pelatih Liverpool itu mengakui kekalahan dari Yunani menjadi tanggung jawabnya.

 Klopp menyebut susunan pemain, perubahan strategi, dan komposisi tim merupakan keputusannya.

“Tidak ada alasan bagi saya untuk mengatakan kami sangat buruk. Kami tidak seperti itu. Namun, kami juga belum terlalu bagus,” kata Klopp kepada ARD.

Klopp menilai Jerman kesulitan membongkar pertahanan Yunani yang bermain lebih dalam.

Ia juga mengakui timnya belum cukup dominan meski memiliki pemain dengan kualitas fisik yang mumpuni.

Menurut Klopp, kondisi tersebut tidak terlepas dari waktu persiapan yang sangat singkat.

Skuad Jerman baru berkumpul selama sepekan sehingga masih membutuhkan waktu untuk membangun pola permainan dan kerja sama antarpemain.

“Kami baru bersama selama sepekan. Kami adalah tim yang baru terbentuk sehingga membutuhkan pola permainan. Sepak bola membutuhkan latihan,” ujarnya.

Schweinsteiger Sebut Jerman Bukan Lagi Tim Papan Atas

Kekalahan tersebut memicu kritik dari mantan kapten Jerman, Bastian Schweinsteiger.

Baca Juga: Usai Prof Muzakki Mundur, Pilrek UINSA Dikebut, Legalitas Jadi Sorotan

Ia menilai kualitas skuad saat ini belum mampu menempatkan Jerman sebagai tim papan atas.

“Kami tidak lagi menjadi tim papan atas. Sekarang kami hanya tim rata-rata,” ujar Schweinsteiger.

Schweinsteiger juga menyoroti minimnya pemain Jerman yang mampu membuat perbedaan dalam pertandingan.

Sebaliknya, ia melihat Yunani memiliki sejumlah pemain yang bisa memberikan dampak besar.

“Bahkan Yunani memiliki Karetsas, Tzolis, dan Pavlidis. Bagi saya, mereka adalah pemain yang mampu membuat perbedaan,” katanya.

Klopp sebelumnya memang sudah memperingatkan Jerman untuk tidak meremehkan Yunani. Ia menyebut lawannya tersebut memiliki “generasi emas”.

Namun, peringatan itu tidak cukup untuk menghindarkan Jerman dari kekalahan.

Baca Juga: Belum Sempat ke Kampus Usai Resmi ke Persija, Marselino Tetap Mendapat Pendampingan Kuliah

Hasil tersebut membuat Jerman berada di posisi ketiga klasemen grup Nations League dengan koleksi satu poin.

Yunani memimpin dengan enam poin, sedangkan Belanda berada di posisi kedua dengan empat poin.

Klopp masih memiliki kesempatan untuk memburu kemenangan pertamanya bersama Jerman. Der Panzer akan menjamu Serbia pada 1 Oktober sebelum kembali menghadapi Yunani tiga hari kemudian.(rak) 

 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : Dailymail.co.uk
jerman vs yunani jurgen klopp UEFA Nations League timnas jerman Der Panzer