Belum Sempat ke Kampus Usai Resmi ke Persija, Marselino Tetap Mendapat Pendampingan Kuliah

Rahmat Sudrajat • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB
Marselino Ferdinan bersama Rektor Unesa Prof. Dr Nurhasan, M.Kes.(Humas)
Marselino Ferdinan bersama Rektor Unesa Prof. Dr Nurhasan, M.Kes.(Humas)

RADAR SURABAYA – Marselino Ferdinan membuktikan kesibukan sebagai pesepak bola profesional tidak menghalanginya menyelesaikan pendidikan.

Meski kini resmi bergabung dengan Persija Jakarta setelah tiga tahun berkarier di Eropa, Marselino tetap menjalani kuliah di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Marselino tercatat sebagai mahasiswa angkatan 2023 Jurusan S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa.

Dekan FIKK Unesa Irmantara Subagio mengatakan, proses perkuliahan Marselino berjalan lancar.

Selama berkarier di luar negeri, pemain Timnas Indonesia tersebut mengikuti pembelajaran secara daring dengan pendampingan dari kampus.

“Setiap kali Marselino sempat ke Surabaya atau pulang, ia selalu ke kampus dan berkoordinasi dengan kami, baik di fakultas maupun prodi, untuk mendampingi perkembangan mata kuliahnya,” ujar Ibag, sapaan akrab Irmantara Subagio, Minggu (27/9).

Menurut dia, hampir lima semester perkuliahan Marselino tidak mengalami kendala. Komunikasi dengan dosen dan pihak program studi juga tetap berjalan.

Baca Juga: PBPI Surabaya Tancap Gas, Bidik Emas Padel di Porprov 2027

“Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada satu pun mata kuliah yang terhambat selama hampir lima semester ini,” tambah Ibag. 

IPK Marselino Ferdinand Capai 3,7

Di tengah kesibukannya sebagai pesepak bola, prestasi akademik Marselino juga terbilang baik. Irmantara mengungkapkan, Marselino saat ini memiliki IPK 3,7.

“Nilai-nilainya tidak ada yang jelek. Alhamdulillah, komunikasi terjalin baik, para dosen sudah memberikan modul dan tugas, dan pada akhir semester semua nilainya lancar. IPK-nya 3,7,” tuturnya.

Marselino menempuh pendidikan di Unesa melalui jalur beasiswa prestasi atlet sejak Mei 2023.

Kampus memberikan pendampingan khusus agar aktivitas sepak bola dan pendidikan tetap dapat berjalan beriringan.

“Kami berikan beasiswa khusus sampai lulus. Proses belajarnya lewat daring, tetap kami pantau dan dampingi. Alhamdulillah berjalan lancar,” jelas Ibag. 

Unesa Siapkan Skema Tugas Akhir

Unesa juga menyiapkan skema penyelesaian studi yang dapat menyesuaikan pengalaman Marselino sebagai pesepak bola profesional.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah sebagai bagian dari tugas akhir.

“Kami berharap ia tidak sekadar menulis skripsi, tetapi pengalamannya merumput di dunia sepak bola dituangkan menjadi karya ilmiah yang diakui sebagai tugas akhir pengganti skripsi,” ungkap Ibag. 

Marselino ditargetkan menyelesaikan studi pada semester ketujuh atau paling lambat semester kedelapan.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Unesa juga menyiapkan kesempatan bagi Marselino untuk melanjutkan studi ke jenjang S2.

Marselino Tetap Berkomunikasi dengan Unesa

Meski belum sempat kembali ke kampus setelah resmi bergabung dengan Persija Jakarta, komunikasi Marselino dengan pihak Unesa tetap terjalin.

Irmantara juga menilai Marselino sebagai sosok yang komunikatif dan rendah hati. Saat berada di kampus, ia disebut selalu menyapa dan melayani permintaan foto bersama dengan ramah.

“Kami berharap Marselino tetap fokus mengembangkan kariernya, semakin sukses, sehingga namanya, nama Indonesia, Surabaya, dan Unesa ikut terangkat,” tuturnya.

Baca Juga: Ekonomi Syariah Jatim Makin Menguat, BI Catat 703.853 Sertifikat Halal

Karier sepak bola Marselino bermula bersama Persebaya Surabaya. Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Eropa dengan membela KMSK Deinze (Belgia) pada 2023–2024, Oxford United (Inggris) pada 2024–2026, serta AS Trenčín (Slowakia) dengan status pinjaman pada 2025–2026.

Kini, Marselino kembali ke Indonesia dan resmi menjadi bagian dari Persija Jakarta. Di tengah perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional, pendidikan di Unesa tetap menjadi bagian penting yang terus dijalaninya.(rmt) 

 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Marselino Ferdinan persija jakarta UNESA Irmantara Subagio