Inggris Tumbang 2-3, Gagal Pertahankan Keunggulan, Kualitas Spanyol Jadi Pembeda

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 05:20 WIB
Harry Kane gagal penalti, Inggris kembali tunjukkan kelemahan gagal pertahankan kemenangan. (Dailymail)
Harry Kane gagal penalti, Inggris kembali tunjukkan kelemahan gagal pertahankan kemenangan. (Dailymail)

RADAR SURABAYA – Timnas Inggris harus mengakui keunggulan Spanyol setelah kalah 2-3 dalam pertandingan UEFA Nations League di Wembley, Minggu (27/9) dini hari WIB. 

Kegagalan mempertahankan keunggulan kembali membuat pelatih Thomas Tuchel menjadi sorotan.

Inggris sempat berada dalam posisi menguntungkan setelah membalikkan keadaan.

Namun, Spanyol menunjukkan kualitasnya sebagai juara dunia dan Eropa dengan mencetak dua gol setelah jeda untuk memastikan kemenangan.

Kekalahan tersebut juga memperpanjang catatan kurang menguntungkan Tuchel dalam situasi ketika Inggris harus mempertahankan keunggulan.

Harry Kane Gagal Eksekusi Penalti

Harry Kane menjadi salah satu pemain penting dalam pertandingan tersebut. Kapten Inggris itu mencetak gol ke-86 bersama timnas Inggris pada babak pertama.

Baca Juga: Rahmat Erwin Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia, LaNyalla Apresiasi Atlet Jatim

Kane kemudian mendapatkan peluang untuk membawa Inggris unggul 3-1 pada awal babak kedua setelah Jude Bellingham dijatuhkan Rodri di kotak penalti.

Namun, eksekusi Kane gagal. Ia terpeleset ketika menumpukan kaki kirinya sehingga tendangannya membentur mistar gawang.

Kegagalan tersebut menjadi titik balik pertandingan. Inggris tidak mampu mempertahankan momentum dan Spanyol kemudian mengambil alih permainan.

Spanyol Dominan pada Babak Pertama

Meski Inggris akhirnya menutup babak pertama dengan keunggulan, Spanyol sebenarnya lebih dominan dalam menciptakan peluang.

Lamine Yamal menjadi ancaman utama bagi pertahanan Inggris. Pemain muda Spanyol itu bahkan membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan kurang dari dua menit.

Baca Juga: BTN Dorong Tokenisasi Aset untuk Perkuat Pembiayaan KPR

Kesalahan Marc Guehi dimanfaatkan Yamal untuk merebut bola di sekitar kotak penalti Inggris. Ia kemudian melewati Guehi dan mencungkil bola melewati kiper James Trafford.

Inggris berusaha merespons, tetapi Spanyol terus menciptakan peluang.

Ferran Torres sempat mencetak gol, tetapi dianulir karena offside. Torres kembali memperoleh peluang setelah menerima umpan terobosan Yamal, tetapi kali ini Trafford mampu menggagalkan tembakannya.

Spanyol juga memiliki peluang melalui Dani Olmo dan Torres. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat mereka gagal menambah keunggulan.

Inggris Berbalik Unggul

Di tengah tekanan Spanyol, Inggris justru mampu menyamakan kedudukan melalui serangan balik.

Elliot Anderson memulai serangan dari area pertahanan Inggris sebelum memberikan bola kepada Anthony Gordon. Gordon kemudian meneruskan bola kepada Jude Bellingham.

Bellingham mengembalikan bola kepada Gordon pada waktu yang tepat. Pemain Inggris itu kemudian menuntaskan serangan dengan tembakan yang membawa skor menjadi 1-1. Lima menit kemudian, Inggris berbalik unggul.

Kane berhasil menyambut umpan silang Nico O’Reilly dengan sundulan. Bola kemudian mengenai Marc Cucurella sebelum masuk ke gawang Spanyol. Inggris memasuki jeda dengan keunggulan 2-1.

Spanyol Bangkit Setelah Jeda

Inggris sebenarnya memiliki kesempatan memperbesar keunggulan setelah mendapatkan penalti pada menit-menit awal babak kedua.

Namun, kegagalan Kane menjadi momentum bagi Spanyol untuk bangkit.

Pada menit ke-60, Nico O’Reilly kehilangan bola yang kemudian dimanfaatkan Dani Olmo. Olmo meneruskan bola kepada Baena.

Baca Juga: Tinggalkan Skuad Prancis, Kylian Mbappe Kembali ke Real Madrid

Baena berhasil melewati hadangan pemain Inggris sebelum melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti.

Bola bersarang di sudut gawang Trafford dan membuat skor menjadi 2-2. Spanyol kemudian terus menekan.

Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-74. Mikel Oyarzabal mencetak gol kemenangan melalui sebuah penyelesaian cerdik dengan mencungkil bola melewati Trafford. Spanyol akhirnya menang 3-2.

Thomas Tuchel Kembali Dipertanyakan

Kekalahan dari Spanyol membuat Inggris harus melakukan evaluasi menjelang pertandingan berikutnya melawan Ceko pada Selasa.

Tuchel juga kembali mendapat sorotan setelah Inggris gagal mempertahankan keunggulan.

Pelatih asal Jerman itu sebelumnya menghadapi kritik setelah Inggris tersingkir dari Piala Dunia.

Dalam pertandingan melawan Spanyol, Inggris kembali menunjukkan persoalan ketika menghadapi tekanan dari lawan dengan kualitas penguasaan bola dan permainan kombinasi yang tinggi.

Selain itu, keputusan Tuchel menurunkan Jarell Quansah sebagai bek kanan dibandingkan Trent Alexander-Arnold juga menjadi perhatian.

Quansah merupakan pemain berkualitas, tetapi pilihan tersebut dipertanyakan karena Inggris membutuhkan kemampuan distribusi bola untuk menghadapi Spanyol.

Jurang Kualitas Inggris dan Spanyol

Hasil 2-3 di Wembley memperlihatkan bahwa Inggris masih menghadapi tantangan besar untuk bersaing dengan Spanyol.

Anthony Gordon menjadi salah satu pemain Inggris yang tampil menonjol. Jude Bellingham juga menunjukkan kualitasnya di lini tengah, sementara Elliot Anderson tampil solid sebagai jangkar.

Namun, Spanyol tetap mampu menciptakan lebih banyak peluang dan mengontrol permainan dalam periode penting.

Kemenangan tersebut memperpanjang catatan tidak terkalahkan Spanyol menjadi 39 pertandingan.

Bagi Inggris, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Tuchel. Mereka harus segera menemukan konsistensi permainan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : Dailymail.co.uk
uefa nations league 2026 Inggris vs Spanyol thomas tuchel Spanyol timnas inggris