SMA Negeri 1 Sidoarjo Menang 2-0, Pelatih Perempuan Jadi Sorotan di Turnamen Bahlil Mini Soccer

Rahmat Sudrajat • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 12:45 WIB
Nurul Huda Hasibuan memberikan instruksi kepada anak latihnya.(Andy Satria/Radar Surabaya)
Nurul Huda Hasibuan memberikan instruksi kepada anak latihnya.(Andy Satria/Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA – SMA Negeri 1 Sidoarjo mengawali kiprahnya di turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026 Zona 7 Surabaya dengan kemenangan meyakinkan.

Menghadapi SMA Wachid Hasyim 2 Taman Sidoarjo, mereka menang 2-0 di Lapangan Surabaya Mini Soccer, Lontar, Kecamatan Sambikerep, Senin (21/9) siang.

Kemenangan tersebut semakin menarik karena untuk pertama kalinya tim SMA Negeri 1 Sidoarjo ditangani Nurul Huda Hasibuan, pelatih perempuan yang menjadi bagian dari turnamen tersebut.

Dua gol kemenangan SMA Negeri 1 Sidoarjo diborong penyerang Ade Mayong. Ia mencetak gol pada menit ke-13 dan ke-34 untuk memastikan timnya mengamankan tiga poin pada laga pembuka.

Dominasi Penguasaan Bola

Sejak pertandingan dimulai, SMA Negeri 1 Sidoarjo tampil agresif. Mereka mampu menguasai jalannya pertandingan dan terus menekan pertahanan SMA Wachid Hasyim 2 Taman.

Baca Juga: Indonesia Raih Lima Medali Asian Games 2026, Erick Thohir Minta Atlet Tetap Fokus

Nurul Huda Hasibuan menyebut kekompakan menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan tersebut.

Para pemain dinilai sudah memiliki chemistry karena cukup sering bermain bersama.

“Semangat anak-anak untuk menang itu luar biasa. Kerja sama dan kekompakan mereka terbukti hari ini dengan meraih kemenangan penuh,” ujar Nurul.

Menurut dia, timnya mampu menguasai sekitar 90 persen penguasaan bola. Namun, dominasi tersebut tidak langsung berbuah gol karena pertahanan lawan cukup rapat.

“Anak-anak sudah sering bermain bersama, jadi kekompakan sudah terbangun. Kami menguasai 90 persen penguasaan bola, tetapi mencetak gol memang sempat sulit. Akhirnya gawang lawan jebol juga setelah kami terus menekan,” ungkapnya.

Cuaca Panas Jadi Tantangan

Pertandingan yang berlangsung pada siang hari dengan cuaca cukup panas menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain.

Nurul menilai aspek fisik masih perlu ditingkatkan agar tim dapat tampil lebih konsisten pada pertandingan berikutnya.

“Kendala utamanya kemungkinan fisik. Bermain siang hari dengan cuaca panas seperti ini belum pernah mereka rasakan. Semoga ke depannya penyesuaian makin baik,” katanya.

Meski demikian, kemenangan pada laga pembuka memberikan modal positif bagi SMA Negeri 1 Sidoarjo untuk melanjutkan perjalanan di turnamen tersebut.

Baca Juga: Alexander Isak Bawa Liverpool Menang, Iraola Taklukkan Bournemouth

Nurul bahkan memasang target lebih tinggi. Ia tidak ingin timnya hanya berhenti sebagai juara Zona 7 Surabaya.

“Harapan kami tidak hanya juara zona, tetapi menjadi juara se-Jawa Timur,” tegasnya.

Rekam Jejak Nurul Huda Hasibuan

Nurul bukan sosok baru di dunia olahraga. Ia merupakan mantan pemain sepak bola perempuan Persebaya dan pernah berlaga di Liga Pro Futsal.

Pengalamannya di dunia sepak bola turut menjadi modal dalam menangani tim SMA Negeri 1 Sidoarjo.

Sebelumnya, Nurul juga pernah membawa timnya meraih gelar juara Liga Pendidikan Indonesia saat bertugas di Sumatera.

Kini, guru olahraga SMA Negeri 1 Sidoarjo tersebut melanjutkan kiprahnya di Jawa dengan menjadi pelatih tim sekolah pada turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak 2026.

Sementara itu, Ade Mayong yang menjadi pahlawan kemenangan SMA Negeri 1 Sidoarjo mengaku bangga dapat menyumbangkan dua gol bagi sekolahnya.

Meski harus bermain di bawah terik matahari, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Ade dan rekan-rekan setim untuk mengamankan kemenangan pada laga perdana.(rmt)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Bahlil Mini Soccer 2026 SMA Negeri 1 Sidoarjo Nurul Huda Hasibuan