Chelsea Kurang Komitmen, Kecerdasan, dan Energi, Kalah 0-3 dari Brentford

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 05:42 WIB
Jaydon Anthony (kiri) cetak salah satu gol kenangan Brentford atas Chelsea. (London Evening Standard)
Jaydon Anthony (kiri) cetak salah satu gol kenangan Brentford atas Chelsea. (London Evening Standard)

RADAR SURABAYA – Chelsea kembali menelan hasil buruk di Liga Inggris setelah takluk 0-3 dari Brentford pada pekan kelima Liga Inggris 2026/2027 di Gtech Stadium, Sabtu (19/9) dini hari WIB. 

Kekalahan tersebut memperlihatkan sejumlah persoalan yang kembali menghantui Chelsea di bawah pelatih Xabi Alonso. 

The Blues dinilai kehilangan kekompakan, energi, dan konsistensi ketika menghadapi tekanan Brentford.

Chelsea sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik.

Jordan Henderson dan Danny Welbeck menjadi bagian dari tim yang mampu mengimbangi permainan Brentford pada sebagian babak pertama.

Cole Palmer yang baru kembali ke skuad Timnas Inggris juga beberapa kali menjadi ancaman bagi pertahanan tuan rumah.

Namun, Chelsea kesulitan mempertahankan intensitas permainan setelah Brentford menemukan ritme.

Baca Juga: IMI Surabaya Gaspol! Siapkan Atlet Otomotif Hadapi Porprov 2027

Memasuki akhir babak pertama, tuan rumah mulai meningkatkan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang.

Brentford Unggul pada Babak Kedua

Brentford akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-61 melalui Jaidon Anthony.

Gol tersebut tercipta dari situasi bola mati. Bola dikirim ke tiang jauh sebelum Jannik Schuster menyundulnya kembali ke tengah. Anthony kemudian menyelesaikannya dari jarak dekat.

Chelsea berusaha memberikan respons setelah tertinggal. Namun, permainan mereka tidak berkembang secara maksimal.

Brentford justru semakin percaya diri. Pergerakan Keane Lewis-Potter di sisi kiri menjadi salah satu sumber masalah bagi pertahanan Chelsea.

Pada menit ke-83, Brentford menggandakan keunggulan melalui Thiago.

Kevin Schade sebenarnya lebih dulu mendapatkan peluang setelah menerima umpan Schuster.

Baca Juga: Harry Kane Pecahkan Rekor Bundesliga, Cetak 100 Gol dari 98 Laga

Tembakannya berhasil dihentikan kiper Chelsea, Emi Martinez. Namun, bola muntah langsung disambar Thiago untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Chelsea semakin kesulitan mengejar ketertinggalan.

Fabio Carvalho kemudian melengkapi kemenangan Brentford menjadi 3-0 pada menit ke-93.

Gol tersebut menjadi penutup penampilan dominan Brentford pada babak kedua.

Chelsea Tanpa Kemenangan dalam Tiga Laga

Kekalahan dari Brentford memperpanjang periode sulit Chelsea. The Blues kini melewati tiga pertandingan terakhir tanpa kemenangan, dengan catatan satu hasil imbang dan dua kekalahan.

Situasi tersebut menjadi perhatian bagi Xabi Alonso karena Chelsea sebelumnya sempat menunjukkan potensi positif sejak kedatangannya.

Masalah konsistensi kembali terlihat ketika Chelsea menghadapi lawan yang mampu meningkatkan tempo dan intensitas permainan.

Baca Juga: Denda Rp50 Juta Mengintai Pengelola Sampah Ilegal di Pasar Turi

Jordan Henderson menjalani debut bersama Chelsea dalam pertandingan tersebut. Pemain berusia 36 tahun itu bahkan tampil sebagai salah satu pemain Chelsea yang cukup berpengaruh pada babak pertama.

Namun, pengaruh Henderson menurun ketika Brentford meningkatkan energi permainan setelah jeda.

Chelsea juga tampil tanpa Reece James dan Joao Pedro yang mengalami cedera.

Hasil 0-3 membuat Chelsea harus segera berbenah jika ingin mempertahankan ambisi bersaing di papan atas Liga Inggris musim ini. 

Kekalahan di markas Brentford menunjukkan bahwa kualitas individu saja belum cukup ketika tim kehilangan koordinasi, energi, dan konsistensi sepanjang pertandingan.

Sementara itu, Brentford mempertegas posisi mereka sebagai salah satu tim yang mampu menyulitkan klub-klub besar. 

Dua dari tiga gol mereka lahir dari situasi yang menunjukkan efektivitas skema permainan dan latihan bola mati.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : London Evening Standard
brentford vs chelsea liga inggris Chelsea Brentford