RADAR SURABAYA – Chelsea memasuki babak baru setelah Todd Boehly dan Mark Walters resmi melepas kepemilikan saham mereka kepada Clearlake Capital.
Pergantian tersebut sekaligus mempertegas ambisi pemilik klub untuk membawa The Blues kembali bersaing memperebutkan gelar Liga Inggris dan trofi-trofi utama.
Boehly dan Walters menyelesaikan penjualan saham masing-masing di Chelsea kepada Clearlake Capital yang merupakan pemegang saham mayoritas klub.
Perubahan tersebut diumumkan pada Rabu malam dan disebut sebagai tonggak penting dalam perjalanan Chelsea.
Konsorsium Clearlake dijalankan bersama Behdad Eghbali dan Jose E. Feliciano.
Hansjorg Wyss juga tetap menjadi pemegang saham penting sekaligus mitra dalam kelompok kepemilikan Chelsea.
Dalam pernyataan resmi pada Kamis pagi, kelompok pemilik Chelsea menyebut perubahan tersebut sebagai awal dari babak baru klub.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Launching Lomba Kampung Pancasila, Gotong Royong Kunci Kemajuan
"Ambisi kami jelas: bersaing di level tertinggi, memenangkan trofi-trofi utama, dan membangun kesuksesan yang berkelanjutan," demikian pernyataan kelompok pemilik Chelsea.
Chelsea Bidik Gelar Liga Inggris
Kelompok pemilik Chelsea menegaskan bahwa kesuksesan di lapangan akan tetap menjadi prioritas utama.
Karena itu, klub London Barat tersebut bertekad bersaing untuk memenangkan Liga Inggris dan trofi-trofi besar lainnya.
Chelsea juga berencana memperkuat sisi komersial klub agar dapat melakukan investasi secara konsisten terhadap tim.
"Kesuksesan di lapangan akan selalu menjadi prioritas pertama kami. Itu berarti bersaing untuk memenangkan Liga Inggris dan trofi-trofi utama lainnya serta memperkuat klub secara komersial sehingga kami dapat terus berinvestasi dalam tim," lanjut pernyataan tersebut.
Selain performa tim, pemilik Chelsea juga menyatakan komitmen terhadap pembangunan infrastruktur klub dalam jangka panjang.
Mereka berencana melakukan investasi secara matang dan mencari solusi infrastruktur yang tepat untuk mendukung perkembangan Chelsea bagi generasi mendatang.
Boehly Tinggalkan Posisi Chairman Chelsea
Perubahan kepemilikan tersebut juga mengakhiri peran Boehly sebagai chairman Chelsea. Ia meninggalkan klub setelah menjalani empat tahun keterlibatan bersama The Blues.
Boehly bahkan meninggalkan Chelsea setahun lebih cepat dibandingkan rencana awal.
"Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menjabat sebagai Chairman Chelsea Football Club," ujar Boehly.
Baca Juga: Coway Perkuat Pasar Solusi Air, Surabaya Jadi Penopang Penjualan
Ia menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu membangun masa depan Chelsea, termasuk Liga Inggris, pelatih, pemain, jajaran pimpinan, staf, serta para pendukung klub.
Boehly juga mengapresiasi kemitraannya dengan Clearlake dan kelompok pemilik Chelsea selama berada di klub.
"Saya menghargai kemitraan saya dengan Clearlake dan kelompok pemilik yang lebih luas, serta keputusan bersama dan investasi yang telah kami lakukan untuk mendukung kesuksesan klub, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang," katanya.
Boehly menyatakan keyakinannya bahwa Chelsea berada dalam posisi yang baik untuk melanjutkan kesuksesan di bawah kepemimpinan Clearlake.
Pendukung Chelsea Jadi Fokus
Dalam pernyataannya, kelompok pemilik Chelsea juga menempatkan suporter sebagai bagian penting dari masa depan klub.
Mereka menyebut para pendukung sebagai jantung Chelsea yang telah menjadi penjaga klub selama lebih dari 120 tahun.
"Meski kami memiliki tanggung jawab sebagai pemilik, klub ini akan selalu menjadi milik Anda.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan membangun Chelsea yang dapat Anda banggakan, baik di dalam maupun di luar lapangan," kata kelompok pemilik.
Dengan perubahan tersebut, Clearlake kini menegaskan arah baru Chelsea dengan fokus pada prestasi di lapangan, investasi terhadap skuad, pengembangan komersial, serta pembangunan infrastruktur jangka panjang.
"Kami akan terus bekerja untuk membawa Chelsea maju—bersama-sama," demikian pernyataan kelompok pemilik klub.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : London Evening Standard