Como Kalahkan Parma 2-1, Statistik Tegaskan Dominasi Usai Debut Liga Champions

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 06:47 WIB
Kaki (kanan) cetak gol penentu kemenangan Como. (Football Italia)
Bruno Kaki (kanan) cetak gol penentu kemenangan Como. (Football Italia)

RADAR SURABAYA – Como memang hanya menang 2-1 atas Parma pada lanjutan Serie A 2026/2027 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Selasa (15/9) dini hari WIB.

Namun, statistik pertandingan menunjukkan dominasi tuan rumah. Como melepaskan 28 tembakan berbanding 12 milik Parma, sedangkan nilai expected goals (xG) mencapai 3,24 berbanding 1,23.

Kemenangan tersebut semakin mempertebal kepercayaan diri Como setelah menjalani debut bersejarah di Liga Champions.

Tim asuhan Cesc Fabregas sebelumnya mengalahkan Napoli di kandang lawan, kemudian mencatat kemenangan impresif 4-1 atas RB Leipzig pada debut mereka di kompetisi Eropa tersebut.

Meski tidak setajam biasanya setelah menjalani pertandingan Liga Champions, Como tetap mampu mengendalikan pertandingan dan menciptakan lebih banyak peluang.

Penampilan apik kiper Parma, Edoardo Corvi, yang mendapatkan rating 8,5 dari Sofascore, turut membuat skor akhir hanya berselisih satu gol.

Jacobo Ramon Buka Keunggulan

Como langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Nico Paz beberapa kali mengancam pertahanan Parma, sementara Yan Couto juga memaksa Corvi melakukan penyelamatan melalui tembakan keras dari luar kotak penalti.

Baca Juga: Musik Daul Pamekasan Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Upaya Pelestarian Diperkuat

Tekanan Como akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23.

Berawal dari sepak pojok yang gagal dibersihkan dengan sempurna Emanuele Valeri, Nico Paz mengirim bola ke area berbahaya.

Jacobo Ramon berada di posisi tepat untuk menyelesaikannya dari jarak dekat.

Parma memiliki peluang menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Namun, sundulan Simone Lontani hanya melayang tipis di atas mistar gawang.

Kaiki Pastikan Como Raih Tiga Poin

Memasuki babak kedua, Parma mencoba meningkatkan tekanan.

David Romero bahkan hampir mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-66 setelah menerima umpan dari sisi kiri. Bola hasil sepakannya justru membentur tiang.

Como kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-83. Setelah dua tembakan Jesus Rodriguez diblok pemain Parma, terjadi kemelut di depan gawang.

Bruno Kaiki menjadi pemain yang paling sigap. Dia berhasil mendorong bola melewati garis gawang untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Parma tidak menyerah. Pada menit ke-90+2, Pontus Almqvist bergerak dari sisi kanan dan mengirim umpan tarik kepada David Romero.

Romero langsung menyambar bola dari sekitar 10 meter dan mengarahkannya ke sudut bawah gawang Robert Sanchez. Parma memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Baca Juga: Liverpool vs Tottenham Hotspur: 9 Gol Gakpo di Piala Liga Inggris, Tottenham dalam Bahaya

Namun, gol tersebut menjadi yang terakhir dalam pertandingan. Como pun mengamankan tiga poin sekaligus memperpanjang momentum positif mereka.

Berdasarkan data pertandingan, kemenangan tersebut bukan sekadar hasil tipis karena Como menciptakan ancaman jauh lebih besar sepanjang laga.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : Football Italia
Serie A 2026/2027 Como vs Parma bruno kaiki Como Jacobo Ramon