Liverpool vs Fulham: Iraola Ungkap Masalah Liverpool yang Harus Dibenahi

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 05:33 WIB
Alexander Isak sudah menghadapi Fulham dengan kondisi yang bugar. (Liverpoolfc)
Alexander Isak sudah menghadapi Fulham dengan kondisi yang bugar. (Liverpoolfc)

RADAR SURABAYA – Liverpool dituntut tampil lebih konsisten selama 90 menit saat menghadapi Fulham pada pekan keempat Liga Inggris 2026/2027 di Anfield, Sabtu (12/9).

 Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, menyoroti pentingnya mengawali pertandingan dengan lebih baik.

Liverpool sejauh ini selalu mencetak dua gol dalam setiap pertandingan Premier League musim ini.

Namun, Iraola menilai produktivitas tersebut harus diimbangi dengan efektivitas dalam bertahan agar tim tidak kembali berada dalam posisi tertinggal.

Menurut Iraola, Liverpool beberapa kali harus bekerja lebih keras setelah kebobolan lebih dahulu. Ia ingin timnya mampu mengambil kendali pertandingan sejak menit awal.

Baca Juga: Doa Bersama untuk Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

“Saya ingin kami mencetak gol pertama karena semuanya akan menjadi lebih mudah. Namun, kami juga membutuhkan mentalitas yang tepat,” kata Iraola.

Ia menilai Liverpool sebenarnya memiliki potensi mencetak lebih banyak gol. Persoalannya, tim masih perlu meningkatkan efisiensi dan konsentrasi, terutama pada awal pertandingan.

“Awal pertandingan merupakan salah satu aspek yang masih bisa kami tingkatkan. Biasanya, kami tampil lebih baik pada babak kedua.

Namun, saya ingin kami bisa lebih mendominasi sejak awal karena semuanya akan menjadi lebih mudah,” ujarnya dikutip dari liverpoolfc.com.

Iraola Waspadai Kualitas Fulham

Iraola juga meminta Liverpool tidak melihat posisi Fulham di klasemen sebagai gambaran kekuatan sebenarnya.

Fulham memang kalah dalam tiga pertandingan awal, tetapi seluruh kekalahan tersebut hanya dengan selisih satu gol.

Baca Juga: Pelindo Regional 3 Gandeng JAMDATUN Tingkatkan Pemahaman BJR di Lingkungan Pelabuhan

Menurut Iraola, Fulham mampu mengontrol pertandingan dan memiliki penguasaan bola lebih dari 60 persen dalam sejumlah laga.

“Mereka memiliki pemain-pemain dengan kemampuan teknis yang sangat baik. Sulit melakukan pressing dengan baik terhadap mereka karena kualitas teknik yang dimiliki,” jelasnya.

Pelatih asal Spanyol itu juga menilai Fulham tidak banyak mengubah komposisi utama tim.

Sejumlah pemain baru memang didatangkan, tetapi fondasi skuad masih sama seperti musim-musim sebelumnya.

Karena itu, Iraola memperkirakan Liverpool akan menghadapi pertandingan yang sulit di Anfield.

Alvaro Arbeloa Kembali ke Anfield

Pertandingan Liverpool kontra Fulham juga menjadi momen kembalinya mantan pemain Liverpool, Alvaro Arbeloa, ke Anfield. Kali ini Arbeloa datang sebagai pelatih Fulham.

Iraola mengaku pernah beberapa kali bermain bersama Arbeloa di tim nasional Spanyol. Keduanya bahkan sempat bersaing untuk mendapatkan posisi di skuad.

“Saya pikir kami hanya beberapa kali bermain bersama di tim nasional. Saat itu, kurang lebih kami bersaing untuk posisi yang sama,” kata Iraola.

Namun, setelah bertahun-tahun berlalu, Iraola menegaskan rivalitas tersebut tidak akan memengaruhi fokusnya saat pertandingan berlangsung.

“Pada akhirnya, ini adalah Premier League. Begitu pertandingan dimulai, Anda akan fokus pada tim sendiri,” ujarnya.

Alex Isak Terus Menunjukkan Perkembangan

Iraola juga memberikan perkembangan positif mengenai kondisi Alex Isak. Penyerang tersebut dinilai semakin nyaman menjalankan perannya sebagai penyerang nomor 9.

Iraola melihat Isak semakin percaya diri secara fisik maupun teknis. Ia juga menilai pemahaman Isak terhadap kebutuhan tim terus meningkat dari pertandingan ke pertandingan.

Baca Juga: Benahi dan Evaluasi Taman Kota di Surabaya, Fasilitas Diperbarui, Masyarakat Diminta Ikut Menjaga

“Dari sisi fisik, saya melihat dia berada dalam kondisi yang sangat baik. Dia terlihat bebas dan bergerak dengan penuh percaya diri,” ungkapnya.

Meski demikian, Iraola menegaskan kontribusi Isak tidak boleh hanya diukur dari jumlah gol.

“Dia harus membantu kami dalam banyak hal, bukan hanya mencetak gol. Saya pikir dia berada di tempat yang tepat,” tutur Iraola.

Ronald Araujo Mulai Beradaptasi

Ronald Araujo juga mendapat perhatian khusus dari Iraola. Bek tersebut dinilai mampu menunjukkan performa positif meski harus beradaptasi dengan lingkungan baru.

Menurut Iraola, tantangan awal Araujo adalah bahasa dan proses beradaptasi dengan negara baru. Namun, dukungan dari rekan-rekan setim membantu proses tersebut.

Araujo juga dinilai mampu memberikan kontribusi ketika masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan melawan Nottingham Forest dan Newcastle.

“Dia masuk, menjalankan tugas dengan baik, dan kami juga mencetak gol ketika dia berada di lapangan. Hal itu mungkin memberinya kepercayaan diri,” kata Iraola.

Ketika kemudian mendapat kesempatan menjadi starter, Araujo mampu tampil baik, termasuk saat dimainkan di posisi yang bukan posisi utamanya.

Iraola Puji Mentalitas Lewis Koumas

Lewis Koumas menjadi pemain muda lain yang mendapat pujian dari Iraola. Bahkan, sejak pekan pertama menangani Liverpool, Iraola sudah menyampaikan kepada klub bahwa Koumas akan dipertahankan sepanjang musim.

Koumas dinilai memiliki fleksibilitas karena mampu bermain di sejumlah posisi, termasuk nomor 7, 9, 10, dan 11.

“Dia berlatih dengan sangat baik, memiliki sikap yang bagus, merupakan pemain bagus, dan mampu mencetak gol,” ujar Iraola.

Pengalaman Koumas bermain di Championship juga menjadi modal penting. Iraola menilai pemain muda tersebut sudah siap memberikan kontribusi untuk Liverpool.

Yang paling diapresiasi Iraola adalah mentalitas Koumas dalam membantu tim, baik ketika Liverpool sedang unggul maupun tertinggal.

“Terkadang dia harus berkontribusi dengan bola, terkadang tanpa bola, dan terkadang dia harus menyerang ruang agar pemain lain bisa menerima bola,” jelasnya.

Menurut Iraola, pemahaman terhadap kebutuhan tim menjadi salah satu kualitas penting yang dimiliki Koumas.

Liverpool Dituntut Tampil Konsisten 90 Menit

Secara keseluruhan, Iraola menilai kondisi fisik sebagian besar pemain Liverpool cukup baik. Namun, beberapa pemain masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi terbaik.

Ia mencontohkan Bradley Barcola yang belum menjalani pramusim secara maksimal dan sempat mengalami kram.

Pemain yang mengalami gangguan kebugaran atau menjalani persiapan lebih minim juga belum sepenuhnya berada pada level terbaik.

Namun, persoalan Liverpool bukan hanya kebugaran fisik. Iraola menegaskan konsentrasi dan mentalitas selama 90 menit sama pentingnya.

“Kami membutuhkan penampilan selama 90 menit penuh. Bukan hanya awal pertandingan atau babak kedua. Kami harus tampil komplet sepanjang pertandingan,” tegasnya.

Menghadapi Fulham, Liverpool pun berambisi memperbaiki persoalan tersebut.

Produktivitas sudah menjadi modal, tetapi konsistensi sejak menit pertama hingga peluit akhir akan menjadi kunci untuk menjaga laju mereka di Premier League musim ini.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : Liverpoolfc.com
liverpool vs fulham premier league alexander isak liverpool Andoni Iraola